Agen LPG 3 kg Di Madina Bertambah

Foto: Kabag perekonomian Madina Erman Gaffar Nasution, PT. Wismana Migas dan PT MGL agen baru LPG 3 kg saat sedang adakan pertemuan dengan PT Pertamina di Aula Hotel Madina Sejahtera, rabu (7/8).(JBL)

bbnewsmadina.com, PT Madina Gas Lestari (MGL) salah satu Agen gas LPG 3 Kg yang baru di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hadir sebagai solusi untuk mengatasi kelangkaan LPG 3 kg.

Hal ini disampaikan Kabag Perekonomian Madina, Erman Goffar Nasution didampingi Ketua DPC Migas Tapanuli dan Nias, Jony kepada bbnewsmadina.com usai pertemuan dengan Pertamina, Rabu (7/8) di Hotel Madina Sejahtera.

“Dengan bertambahnya PT Madina Gas Lestari ini sekarang jumlah agen sudah menjadi 3. Dan saya berharap solusi untuk menanggulangi kurangnya gas LPG 3 kg ditengah masyarakat dapat teratasi kedepan,”ujarnya.

Masih Erman, dari data pemakaian LPG 3 kg di Kabupaten Madina, masih sangat kurang. Sehingga penambahan kuota sangat mendesak. Untuk penambahan kuota harus ada agen bertambah maka dari itu PT Madina Gas Lestari tentu akan mempermudah masyarakat mendapatkan gas LPG 3 kg ini.

“Sebelumnya sudah ada dua agen yaitu PT Panca Hammer dan PT Sinar Habibah. Namun berdasarkan kebutuhan masyarakat, kuota LPG 3 kg msh kurang, pangkalan baru 17%, sementara program pemerintah 1desa 1 pangkalan. Sehingga kurang sekitar 300 pangkalan lagi”.paparnya

Maka dari itu lanjutnya, dari pertemuan itu pihak Pertamina berencana akan membuka 312 pangkalan di Madina demi mencukupi kuota atau kebutuhan gas masyarakat Madina.

“Sejak konpersi minyak tanah ke LPG kuota baru 115 ribu per bulan, sehingga kebutuhan sangat mendesak. ” Hanya saja ada mengatasnamakan agen diluar yang 3 agen siluman. Kita himbau masyarakat agar berhati-hati”.pintanya

Sementara itu, Ketua DPC Migas Tapanuli dan Nias Jony menegaskan tetap akan mensuport agar penambahan kuota untuk masyarakat Madina dapat terealisasi.

Sedangkan Direktur PT Madina Gas Lestari (MGL), Ayu Brahmana menyatakan, bahwa kehadiran PT MGL untuk membantu masyarakat pedesaan dan pedalaman yang belum mendapatkan LPG 3 kg.

“Kami hadir untuk menyahuti keluhan masyarakat terkait kekurangan LPG 3 kg di kabupaten Madina, serta untuk merealisasikan program 1 desa 1 pangkalan”.tandasnya.(LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *