Akibat Banjir Luapan Sungai Aek Simalagi, Petani Terancam Gagal Panen

 

Luapan Banjir Aek Simalagi yang merendam lahan pertanian warga. (Foto:MS)

bbnewsmadina.com, Selain merendam puluhan rumah warga, banjir luapan Sungai Aek Simalagi pada Kamis pagi (08/10) juga merendam lahan Pertanian warga di Desa Kumpulan Setia dan Desa Huta Rimbaru Kecamatan Huta Bargot Kabupaten Mandailing Natal.

Menurut informasi yang diperoleh dari Camat Huta Bargot Indra Gunawan S.Sos ada ± 45 Hektare lahan pertanian warga yang turut terendam oleh luapan sungai Aek Simalagi termasuk persawahan dan Kolam ikan warga yang.

Sementara itu seorang warga Desa Kumpulan Setia Kecamatan Huta Bargot Lian (38) yang merupakan petani cabai mengatakan, lahan pertanian semua terendam banjir dan sudah pasti cabainya yang diharapkan sebagai penghasilan dikala panen akan rusak dan gagal panen.

Selain menanam cabai Lian juga diketahui menanam bawang merah yang juga ikut terendam oleh luapan sungai Aek Simalagi.

Para petani cabai dan bawang merah berharap agar Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal memperhatikan nasib mereka yang akan menghadapi gagal panen akibat dari Banjir Luapan Sungai Aek Simalagi.

“Kami hanya bertumpu dengan hasil pertanian palawija ini, untuk itu besar harapan agar nasib petani yang terdampak banjir ini diperhatikan,” pinta Lian. (MS)

About Auther:

BBNews Madina menyajikan informasi terkini tentang BERITA SUMUT - MADINA - PADANGSIDIMPUAN seputar sumut, Indonesia dan dunia Mencerdaskan dan Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Dalihan Natolu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *