Bupati Madina Sosialisasikan Program Percepatan Pembangunan

Foto :Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution didampingi perwakilan dari pengusaha, Irwan Daulay saat memberikan keterangan pers usai mensosialisasikan program percepatan pembangunan Madina, senin (8/7) malam di gedung serbaguna desa Parbagunan Kecamatan Panyabungan Kabupaten Madina. (JBL)

bbnewsmadina.com, Guna meningkatkan taraf hidup masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan memanfaatkan seluruh stakeholder yang ada. Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution mensosialisasikan program percepatan pembangunan digedung serbaguna desa parbangunan, senin (8/7) malam.

Acara sosialisasi percepatan pembangunan Madina ini dihadiri salah satu rekan perwakilan dari dunia usaha Madina, Irwan Daulay, Sekdakab Madina, Sahnan Batubara, Para asisten, seluruh kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) Madina, Camat dan staf ASN pemkab Madina.

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution usai mengadakan sosialisasi percepatan Pembangunan Madina kepada bbnewsmadina.com menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya sosialisasi percepatan pembangunan ini dalam rangka untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya untuk meningkatkan ekonomi.

Baca Juga : 39 Pejabat Eselon III Madina Dilantik

“Pak Menko perekonomian RI, Darmin Nasution mengharapkan semua, baik pengalihan ganja menjadi pusat holtikultura, menjadi pusat perikanan, peternakan dan juga menjadi awal pengembalian kejayaan kopi Mandailing. Dan begitu juga mengenai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang akan kita buat di pantai barat, serta pembangunan kolam-kolam ikan yang semuanya harus selesai secepatnya dan sesegera mungkin”.jelasnya

Maka dari itu lanjutnya, saya memimpin rapat ini agar kami semua masing-masing ambil bagian untuk mewujudkan itu dengan ikhlas. sebab, kalo hanya melibatkan Pemerintah Kabupaten tanpa melibatkan Camat, Tokoh masyarakat dan masyarakat tentu hal ini akan mustahil di wujudkan.

Akan tetapi Alhamdulillah, bahwa tadi kita sudah mendengar adanya kesepakatan bersama untuk secara bersama-sama bahwa semua akan mengambil bagian untuk mewujudkannya, dan semoga Allah SWT meridhoi usaha kita nantinya”.harapnya

Mengenai target dalam sektor apa yang akan diwujudkan terlebih dahulu. Bupati Madina menegaskan terkait target dalam percepatan pembangunan ini semua bidang sama, tidak ada yang dibedakan. Dan Alhamdulillah berkas-berkasnya semua sudah hampir selesai. Insha Allah pada tanggal 11 Juli 2019 mendatang, sekira pukul 14.00 wib saya akan paparan dihadapan pak Menko”. ungkapnya

Baca Juga : Pemkab Madina Buka Lelang Jabatan Sekda

Masih Dahlan, khusus mengenai pengalihan ladang ganja menjadi pusat holtikultura dan sekaligus pusat pariwisata yang akan dijadikan kebanggaan Bangsa, mungkin hal itu sudah terjadwal kapan pak Menko akan paparan dihadapan pak Presiden dan seluruh menteri-menteri terkait di Jakarta.

Untuk itu saya berharap doa dari seluruh masyarakat. Karena yang selama ini kita anggap bala dari tumbuhan ganja, ternyata dapat kita poles menjadi laba dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat serta bisa memperbaiki taraf hidup masyarakat secara keseluruhan dan bahkan bisa menjadi kebanggaan Bangsa.

Dan, apabila nanti setelah pak Menko melapor kepada pak Presiden, sebagaimana adanya di Chiangray, ibunda raja itulah dulu yang mencabuti opium itu, inipun kita harapkan ibu Iriana sehingga semua tergugah, terutama ibu-ibu sebagaimana kita lihat di penjara tidak sedikit kita lihat ibu-ibu yang terlibat kasus narkoba, baik itu menjual dan memakai yang hampir 90 persen terjaring kasus narkoba. Tentunya untuk kedepan, dengan ada hatinya PKK barangkali semua hatinya akan tersentuh”.sebutnya

Dahlan Menambahkan, terkait KEK belum lama ini kita telah membawa manajemen PTPN 4 kehadapan Pak Menko, karena 1000 hektar lahan PTPN 4 itu akan dijadikan lahan buat KEK, sekaligus mereka (PTPN 4,red) sebagai holding. dan tidak ada ditemukan masalah terkait hal itu, hanya tinggal melengkapi seluruh persyaratan yang ada saja.

Dan Alhamdulillah, berkat bantuan adek-adek perwakilan dari pengusaha dan hubungan ke provinsi bagus selaku Pemerintah yang sudah memiliki KEK dan sudah kami adopsi semua, Insha Allah tanggal 11 Juli ini sekira jam 14.00 wib kami akan rapat dihadapan pak Menko”.pungkasnya

 

Saat ditanya terkait produk apa saja yang akan mendukung untuk KEK, Dahlan menjawab bahwa produk pendukung KEK yang pertama yakni sawit, yang kedua ikan sebab Kabupaten Madina mempunya 172 kilometer bibir pantai yang selama ini di jarah oleh negara lain. produk yang ketiga yaitu kopi, yang ke empat holtikultura dan juga dari yang lainnya, termasuk juga dari hasil karet-karet yang akan di jadikan anggota pak Menko menjadi perabotan dan akan dapat kita jual ke berbagai provinsi yang ada di indonesia dan berbagai negara yang ada di dunia.

Kemudian mengenai target atau waktu, kami tidak akan mau berlama-lama. kami akan bekerja secepatnya apabila telah keluar peraturan pemerintahnya”.tegasnya

Sementara itu Irwan Daulay selaku perwakilan dari pengusaha kepada bbnewsmadina.com mengungkapkan bahwa dalam pelaksanaan program percepatan pembangunan Madina guna meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat, pemerintah akan bekerja sama dengan pihak swasta dalam hal ini para pengusaha agar program percepatan pembangunan di KEK dapat segera terwujud. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *