Camat Panyabungan : Perubuhan Kantor Kepala Desa Gunung Tua Jae Tidak Sesuai Dengan Rencana Awal

Camat Panyabungan : Perubuhan bangunan Kantor Kepala Desa Gunung tua jae sebelum dirubuhkan dan akan dibangun yang baru oleh Kepdes, Mardansyah Rangkuti tanpa musyawarah dengan masyarakat dan PLD serta tanpa laporan penghapusan asset. (Foto:LBS)

bbnewsmadina.com, Bangunan baru dengan membongkar Bangunan lama Kantor Kepala Desa yang ada di Desa Gunung tua jae Kecamatan Panyabungan Kota, berbeda dari perencanaan awal di RAB yang telah di musyawarahkan.

Demikian dijelaskan Camat Panyabungan Kota, Yuri Andri, SSTP saat dikonfirmasi wartawan via seluler, kamis (16/1) siang terkait perubuhan kantor Kepala Desa yang diduga tanpa laporan penghapusan asset.

“Awalnya, berdasarkan hasil musyawarah di Desa Gunung tua jae, pembangunan kantor Kepala Desa tersebut tidak ada melakukan perobohan atau penghancuran bangunan. Akan tetapi dilakukan penambahan bangunan dengan meningkatkan bangunan”.sebutnya

Dan lanjutnya, sebulan sebelum kejadian perubuhan bangunan, kita juga telah melakukan wanti-wanti kepada si oknum kepala Desa dalam hal ini di jabat oleh Mardansyah Rangkuti. Dan, langkah wanti-wanti yang kita lakukan juga dengan menyuruh anggota untuk mengecek bangunan tersebut. Namun ternyata, tetap kejadian yang terjadi dilapangan berbeda dengan yang telah direncanakan diawal.

“Pada intinya, sesuai kewenangan yang ada pada kita untuk melakukan monitor dan pengecekan serta memberikan peringatan sudah kita lakukan agar pekerjaan yang dilakukan clean and clear. Akan tetapi oknum kepala Desanya tidak mengindahkan”.pungkasnya

Kemudian tambahnya, sehari sebelum kita dulu melakukan sidak bersama ketua DPRD Madina dan Muspika serta inspektorat, malamnya saya masih mengundang dan melakukan brifing kepada kepala Desa. Dan disitu dia mengakui dan meminta maaf kepada saya, bahwa telah salah karena merubuhkan bangunan tersebut berbeda dengan rencana awal.

“Kalau dibilang yang dilakukannya (kepdes Gunung tua jae) itu salah atau benar, ya udah jelas salah. Dan beliau telah mengakui itu”.tegasnya

Sebelumnya, PLD Gunung tua jae kepada Andalas juga telah menjelaskan bahwa selain perubahan RAB bangunan Kantor kepala Desa Gunung tua jae itu telah dirubah RABnya dua kali tanpa sepengetahuan masyarakat dan PLD.

Lalu, ternyata masih banyak lagi kegiatan Desa yang belum dilaksanakan kegiatannya oleh Kepala Desa Gunung tua jae, Mardansyah Rangkuti, diantaranya  Pembangunan Drainase, rehab Madrasah, jalan dan lain sebagainya untuk tahun 2019. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *