Bunda PAUD Hadiri : Peringatan HAN 2016

Panyabungan – BBNewsmadina.com

Bunda PAUD Kabupaten Mandailing Natal menghadiri peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2016, dengan Thema : “AKHIRI KEKERASAN PADA ANAK” yang diselenggarakan oleh Kantor Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB Kabupaten Mandailing Natal, yang dilaksanakan di Tapian Siri-siri Syariah Panyabunga, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (05/11).

Bunda PAUD Kabupaten Mandailing Natal, Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasution dalam pidatonya mengatakan, anak adala mutiara Bangsa yang keberadaannya menjadi penting, untuk diayomi, disayangi, dan didik menjadi manusia yang seutuhnya. Namun nampaknya Dunia saat ini bukan tempat yang aman lagi bagi anak-anak, kasus-kasus yang terus membanjiri berita Nasional begitu memprihatinkan dengan terlibatnya anak sebagai korban atau bahkan pelaku tindak kriminal, ujarnya.

Lanjut Ny. Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, Anak-anak begitu rentan dengan kriminalitas, tak jarang ia menjadi korban kekerasan, kejahatan seksual, kebiadaban Media, dan hal lainnya, dan dengan begitu maraknya tontonan yang tidak mendidik yang secara tidak langsung melukai jiwa anak-anak, yang berada pada masa dimana potensi kebaikan dan keburukan begitu mudah diingat oleh hati dan pikirannya, dan ini menjadi tanggung jawab kita semua yang harus bersinergi memberikan lingkungan Pendidikan yang terbaik bagi anak.

Bunda Paud saat melihat lomba mewarnai  Siswa/siswi PAUD dan TK se Kabupaten Mandailing Natal
Bunda PAUD saat melihat lomba mewarnai Siswa/siswi PAUD dan TK se Kabupaten Mandailing Natal

“Peringatan HAN tahun 2016 ini, bisa menjadi tonggak penting untuk membangun kesadaran masyarakat, dan Pemerintah untuk lebih melindungi anak-anak dan juga hak anak. dan Peringatan HAN ini semoga menjadi momentum untuk menghapus segala bentuk kekerasan dan kekejaman terhadap anak-anak yang selama ini masih sering terjadi.”

“Anak-anak kita berhak untuk memenuhi haknya, hak anak untuk hidup, tumbuh, dan berkembang, hak untuk mendapatkan perlindungan dari berbagai macam kekerasan, hak untuk mendapatkan pendidikan, dan Sekolah, hak didengarkan pendapatnya, sayangnya di Indonesia masih kurang untuk memenuhi hak-hak anak tersebut.”

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga dan melindungi anak-anak, kalau melihat ada anak yang disiksa atau diperlakukan tidak layak segera tegur pelakunya atau laporkan kepada pihak berwajib, jangan dibiarkan begitu saja. Anak-anak membutuhkan kepedulian dari kita semua untuk menjaganya, untuk itu saya himbau agar membentuk satuan tugas perlindungan anak, di setiap Kecamatan, bila ada kekerasan pada anak segera dapat ditangani,” pungkas Bunda PAUD. (davy)

 

334total visits.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *