Masalah Tapal Batas Kembali Tercuat Pada Reses Dodi Martua

bbnewsmadina.com, Salah satu warga saat menyampaikan aspirasinya kepada Dodi Martua, S.Pi anggota DPRD dari Fraksi Demokrat pada acara Reses I Tahun 2019 yang dilaksanakan disopo godang Kotasiantar, Minggu (07/04), mengatakan yang paling dalam dirasakan oleh masyarakat setempat adalah turunnya harga getah karet.

“Mengingat turunnya harga karet, kami meminta kepada bapak dewan segera mengajukan prihal ini kepada Pemerintah Daerah supaya memberikan atau menyuplai kami bibit kopi, agar ekonomi kami dapat terbangun dengan normal kembali.”

Ditambahkannya, agar segera mungkin menyelesaikan masalah Tapal Batas kelurahan Kotasiantar dan kelurahan panyabungan III, dimana selama ini menjadi konflik di antara kedua kelurahan tersebut.

“Kami juga memohon agar pak dodi juga segera menyelesaikan permasalahan tapal batas antara kotasiantar dan panyabungan III, agar tidak ada lagi saling mengklaim antar wilayah dan semoga permasalahan tapal batas ini segera bisa diselesaikan, ” harap Saidun.

Lanjut Saidun, bahwa sopo godang adalah suatu bangunan peninggalan sejarah kerajaan kumala, yang saat ini sudah di wariskan kepada cucunya Patuan Mandailing.

“Kami juga meminta kepada bapak agar memperjuangkan renopasi pembangunan Sopo Godang Kelurahan Kotasiantar Panyabungan, dimana Sopo godang ini adalah peninggalan sejarah yang perlu di perhatikan.” pintanya.

Sedangkan Boru Nasution, barisan dari kaum ibu saat menyampaikan aspirasinya berharap agar memperjuangkan BPJS Gratis seperti dulu kala di era Pemerintahan Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono (SBY).

“Dari kami barisan ibu-ibu meminta kepada bapak agar memperjuangkan BPJS gratis seperti dulu saat kepemimpinan bapak SBY, dan itu sangat kami harapakan terlaksana kembali, dan disini kami sampaikan bahwa kami barisan ibu-ibu akan mendukung bapak Dodi untuk kembali melanjutkan kedudukannya di DPRD Madina,” ungkapnya.

Sementara Dodi Martua,S.Pi, saat menanggapi keluhan masyarakat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang masih mempercayainya.

“Pertama sekali saya sangat berterima kasih kepada bapak ibu sudah memberikan apresiasinya terhadap saya. Masalah tapal batas Kelurahan ini akan saya coba berkomunikasi kepada instansi terkait dan akan kami cari solusinya bersama.”

“Dan semua aspirasi atau keluhan masyarakat hari ini akan saya perjuangkan di gedung parlemen, dan ini akan menjadi agenda prioritas saya untuk memperjuangkannya supaya segera terealisasi ditahun depan.” tegas Dodi. (ski)

192total visits.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *