Nelayan Madina Terima Rumah Dari Kementerian PUPR 

Foto : Satker Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Dirjen Kementerian PUPR yang di Wakili Viktor Jahoras Naibaho saat menyerahkan secara simbolis kunci rumah khusus nelayan kepada bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution di dampingi Kadis Perkim, Baginda Rahmadsyah Lubis, ST, MM, sabtu (13/4).(JBL)

bbnewsmadina.com, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR ) Republik Indonesia menyerahkan kunci perumahan khusus nelayan kepada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Kecamatan Batahan, Sabtu (13/4).

Penyerahan Rumah Khusus Nelayan tipe 28 sebanyak 50 unit ini langsung di serahkan langsung Satker Satuan Non Vertikal Tertentu (SNVT) Dirjen Kementerian PUPR yang di Wakili Viktor Jahoras Naibaho dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Sumatera Utara kepada Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution.

Dalam sambutanya Viktor Jahoras Naibah menyampaikan bahwa pembanguan Rumah Khusus Nelayan ini merupakan kepedulian pemerintah pusat kepada masyarakat pesisir.

Bantuan rumah khusus nelayan ini akan ada terus, jika ada lahannya yang layak silahkan ajukan akan kita proses,”ujarnya.

“Yang menempati perumahan ini nantinya hasil adalah hasil dari yang di verifikasi pemeerintah daerah. Dan kepada masyarakat yang menempati rumah ini nanti mohon di rawat,”harapnya.

Sementara Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution dalam pidatonya menegaskan, pada hari ini kita bersyukur, sebagaimana Presiden melalui programnya, bahwa masyarakat kita yang ada di lingkungan nelayan mendapat bantuan bangunan rumah khusus nelayan yang di bangun Kementerian PUPR RI.

“Saya dengar tadi dari Samat ada lagi masyarakat yang mau menghibahkan tanah seluas 3 hektar, saya minta kepada pada pak Camat, agar segera menyerahkan lahan tersebut kepada Kementerian PUPR, siapa tau Batahan ini bisa lagi mendapatkan bantuan rumah khusus nelayan”.ujarnya

Lanjutnya, rumah ini saya harap di jaga dan di rawat, agar kita mendapat berkah. Dan jika di kemudian hari Menteri datang kesini dia bisa melihat rumah ini terawat.

Dan untuk menempati rumah ini masyarakat terlebih dulu di lakukan verifikasi siapa yang layak, untuk itu saya minta kepada kadis Perkim Madina supaya berlaku jujur untuk melakukan verifikasi”.harapnya

Sementara Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman Madina Rahmadsyah Lubis, kepada bbnewsmadina.com menyampaikan, bahwa bangunan rumah khusus nelayan berjumlah 50 unit.

Jadi karena jumlah masyarakat yang mendaftar untuk mendapatkan bangunan tersebut lebih banyak dari bangunan rumah tersebut. Maka dari itu, Pemerintah Madina akan melakukan verifikasi,”jelasnya.

Kita akan langsung turun ke lapangan untuk memverifikasi orang-orang yang telah mendaftar karena  ingin mendapatkan rumah tersebut”.terangnya (LBS)

262total visits.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *