Dialog Publik, Pemkab Madina Dan YPM Fokus Menjadikan “STAIN Menuju UIN”

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution saat memberikan kata sambutannya dalam dialog publik “STAIN menuju UIN” diaula lantai II STAIN Madina, Selasa (11/2). (Foto:LBS)
 

bbnewsmadina.com, Dengan mengangkat tajuk “STAIN menuju UIN”, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) yang langsung dihadiri Bupati, Drs Dahlan Hasan Nasution bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Madina (YPM), Komjen. Purn Dr. H. Saud Usman Nasution, MH dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Madina menggelar dialog publik, Selasa (11/2).

Dialog Publik yang dilaksanakan dilantai II aula STAIN Madina ini juga dihadiri Sekdakab Madina, Gozali Pulungan, Ketua Yayasan Pendidikan Madina, Drs Lokot Zein Nasution, Bendahara Yayasan Pendidikan Madina, Saleh Lubis, Wakil Ketua III Kemahasiswaan dan kerjasama STAIN Madina, Dr Kasman, Kepala Dinas Pendidikan Madina, Jamilah, Kadis Kominfo, Sahnan Pasaribu, Kadis Sosial, Taufik Lubis, Kabag Humas dan Protokol, M Wildan Nasution, Presiden Mahasiswa STAIN Madina, Budi Santoso dan para dosen.

Pantauan bbnewsmadina.com, acara dialog publik ini di moderatori oleh Drs Syafii Lubis yang mengemas dengan baik sehingga, tujuan dialog yang mengangkat tajuk “STAIN menuju UIN” ini bisa berjalan dengan baik dan penuh kekeluargaan.

Wakil Ketua lll bidang kemahasiswaan dan kerja sama STAIN Madina, Dr. Kasman dalam sambutannya menyampaikan apresisasi yang sebesarnya kepada pemerintah Daerah dan Yayasan Pendidikan Mandailing Natal yang sangat berperan penting dalam peningkatan status Penegerian STAIN Madina.

“Mulai dari berdirinya BLU STAIM menjadi STAIM dan sampai sekarang berubah nama dan status menjadi STAIN Madina, dan Insha Allah berikutnya akan menjadi UIN Madina”.ujarnya

Dan Kasman juga memaparkan terkait perkembangan STAIN Madina yang dulunya dua prodi sekarang menjadi 16 Prodi. Dan jumlah mahasiswanya pada saat ini sebanyak 1578 orang siswa. Kemudian, untuk SDM yang ada di STAIN Madina untuk Dosen PNS sebanyak 7 orang yang terdiri dari empat S2, tiga S3. Kemudian dosen CPNS sebanyak 116 orang yang terdiri 113 orang S2 dan tiga orang S3. Dosen tetap non PNS 10 orang yang terdiri dari delapan orang S2, dua orang S3. Dosen luar tetap 71 orang yang tediri dari 69 S2 dan dua orang S3. Lalu untuk staf administrasi sebanyak 11 orang yang terdiri dari satu orang S1, sepuluh orang S2. Pustakawan dua orang yaitu S1, tenaga komputer tiga orang S1, dan tenaga honorer 30 orang.

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution dalam sambutannya mengucapkan terimakasih Kepada Komjen. Purn Dr. H. Saud Usman Nasution, MH dan Drs. Lokot Zein Nasution, M.Kn. Karena, berkat kegigihan mereka STAIM bisa jadi STAIN. Dan kita harus sangat bersyukur dengan ini. Sebab, semoga ini akan menjadi momen bangkitnya Pendidikan di Kabupaten Madina.

Masih Dahlan, pertemuan ini merupakan rangkaian dari tindaklanjut pertemuan kami dengan para pengurus yayasan pendidikan madina yang saat itu membahas peningkatan status STAIN Madina menjadi UIN di Jakarta.

“Disini perlu sama-sama kita pahami, ada yang namanya “dalian na tolu”. Dimana, Dalian na tolu itu kan tungku, yang mempunyai kaki penyokong tiga, tungku itu kan untuk tempat memasak berarti anak-anak kita ini akan kita masak menjadi anak yang sukses di masa depan”.ujarnya

Lanjutnya, seperti yang kita ketahui bersama, perubahan status STAIN Madina ini adalah yang tercepat penegeriannya. Dan ini mungkin berkat doa para ulama, doa orang tua kita dan berkat doa para mahasiswa.

“Saat kunjungan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko ke Madina, saya sudah mengkeluh kesahkan agar STAIN ini bisa menjadi UIN. Dan Alhamdulillah, KSP Moeldoko bersedia membawa kita bertemu dengan bapak presiden RI agar STAIN ini segera di UIN kan. Dan tentunya ini merupakan kesempatan yang baik, tentunya tidak bisa begitu saja, kita harus siapkan data yang lengkap, perkembangan STAIN yang akurat agar UIN ini cepat kita capai”.ulasnya

Dan diakhir sambutannya, Bupati Madina itu berpesan pada yayasan, pemkab Madina dan para Dosen di bawah kordinasi Dinas kominfo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan agar ikut serta mempromosikan STAIN Madina, sehingga masyarakat Madina akan banyak tahu terkait keberadaan STAIN  Madina yang sebentar lagi akan menjadi UIN ini.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Madina Komjen (Purn) Dr H Saud Usman Nasution dalam kesempatan tersebut menyampaikan kedatangannya lagi STAIN  karena rasa cinta ke Madina.

“Beberapa waktu yang lewat kita telah melakukan pertemuan dengan Bupati Madina. Dan dalam pertemuan tersebut di putuskan kita hadir disini. Kenapa kita hadir disini karena rasa cinta kita pada Madina”.jelasnya

Sebelum lebih lanjut berbicara, mantan Kabareskrim Mabes Polri ini juga sempat menanyakan terkait komitmen para dosen STAIN untuk meningkatkan status STAIN Madina menjadi UIN. Dan secara spontan langsung dijawab para dosen yang hadir dengan kata ” bersedia”.

Supaya kita bisa sejalan kita harus mengetahui persis apa kekurangan, kelemahan dan permasalahan selama ini, ibarat musuh harus kita ketahui apa kelemahan, kelamahan musuh kita baru kita atur strategi kita,”jelasnya.

Jadi disaat saya menerima sebagai ketua yayasan pendidikan ada pesan WA yang beredar,”kenapa di tunjuk ketua yayasannya di tunjuk yang tidak mengerti pendidikan,” itu langsung saya sampaikan kepada bupati ,” ungkapnya.

Saya memang bukan berkecimpung di dunia pendidikan, tepi saya cinta pendidikan karena orang tua saya guru SD. Inilah mungkin kelamahan saya selama ini yang di manfaatkan Bupati sehingga menunjukan saya sebagai ketua yayasan tersebut,”jelasnya.

Sementara itu Presiden Mahasiswa STAIN Madina, Budi Santoso Mengutarakan rasa apresiasinya atas kinerja Ketua Umum Yayasan Pendidikan Madina, Komjen Purn Dr. H. Saud Usman Nasution, MH dan Pemkab Madina dalam meningkatkan STAIN Madina menuju UIN Madina.

“Saya merasa sangat senang bisa bersilaturahmi dan bertemu dengan pimpinan YPMN yang datang khusus jauh-jauh dari Jakarta dengan tujuan mulia untuk Membangun Kampung Halaman”.tandasnya

Dan Tambahnya, secara pribadi dan selaku Presiden Mahasiswa STAIN Madina, menyatakan siap untuk terus membantu dan berkerja sama demi mewujudkan STAIN Menjadi UIN. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *