Dinas Pariwisata Kota Padangsidimpuan Salurkan 357 Paket BaLaSa Kemenparekraf

Dinas Pariwisata Kota Padangsidimpuan saat menyerahkan bantuan Balasa untuk para pelaku Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Senin (06/07). (Foto:Ty)

bbnewsmadina.com, Dinas Pariwisata Kota Padangsidimpuan mulai menyalurkan bantuan paket BaLaSa (Bahan Pokok Lauk Siap Saji) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Senin (6/7/2020) pagi.

Penyerahan bantuan untuk pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif terdampak Covid-19 di Kota Padangsidimpuan ini dipusatkan di area Kolam Caisar, Desa Joring Natobang, Kecamatan Padangsidimpuan Angkola Julu, dengan disaksikan pihak kepolisian.

“Paket bantuan yang kita salurkan ini berasal dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI,” terang Sekretaris Dinas Pariwisata yang juga menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata, Mei Jenni Harahap, S.Sos, MM, kepada wartawan di Ruang kerjanya.

Dikatakannya, untuk Kota Padangsidimpuan hanya menerima kuota sebanyak 357 paket bantuan dari 412 data calon penerima yang diusulkan pihaknya ke kementerian, data hasil penjaringan ke lapangan sebelumnya.

“Jumlah itu kita akumulasi dari hasil pendataan pada saat menjelang bulan Ramadhan kemarin, dengan cara mendatangi langsung tempat atau lokasi usaha pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Kota Padangsidimpuan”, ujarnya.

Sayangnya disaat pendataan itu, menurut Jenni, banyak lokasi usaha berbasis pariwisata dalam kondisi tutup atau tidak beroperasi. Hal ini menjadi salah satu faktor kesulitan pihaknya untuk bisa mendapatkan data secara menyeluruh.

“Meski kuota tersebut terbilang tidak ideal atau belum mengakomodir seluruh calon penerima, distribusi paket bantuan yang diterima ini patut kita syukuri. Mengingat tidak semua daerah di Indonesia memperoleh jatah,” sebutnya.

Adanya 357 paket bantuan berisikan beras 5 kg, minyak goreng dua liter, tepung terigu 1 kg, mie telur 200 gram dua bungkus, dan kentang kering 150 gram ini diharapkan dapat sedikit mengurangi beban dimasa pandemi Covid -19 seperti saat ini.

“Sektor pariwisata adalah sektor yang paling pertama terkena dampak positif pandemi Covid-19. Jadi pemerintah sangat peduli untuk membantu seperti BaLaSa yang diberikan ke berbagai Kabupaten/Kota,” tutur Jenni.

Sekretaris yang merangkap Plt. Kadis Pariwisata mengakhirinya dengan mengajak semua pihak agar sama-sama mendoakan supaya wabah Corona segera berakhir. Kondisi perekonomian stabil kembali dengan akan aktifnya sektor pariwisata yang merupakan bagian dari nadi geliat ekonomi.

Sementara itu, Manajer SDM Hotel Mega Permata, Nafsi, saat mendampingi stafnya menerima bantuan mengaku menyambut baik kepedulian pemerintah terhadap beban kesulitan mereka di tengah menghadapi masa pandemi.

“Akibat pandemi Covid-19, pendapatan drastis menurun hingga berimplikasi kepada sejumlah karyawan yang harus dirumahkan. Dan seperti mereka-mereka yang disodorkan sebagai calon penerima bantuan,” ungkapnya.

Bagi Nafsi, bukan besaran jumlah bantuan yang diterima menjadi skala prioritas. Tetapi bentuk perhatian pemerintah terhadap pelaku usaha yang begitu tertatih tatih di tengah pandemi, dalam memperjuangkan nasib karyawannya.

“Terima kasih kepada Kementerian terkait, khususnya Pemkot Padangsidimpuan melalui Dinas Pariwisata setempat. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Dan semoga ke depan situasi ini akan sesegera mungkin pulih kembali,” harapnya. (Ty)

About Auther:

BBNews Madina menyajikan informasi terkini tentang BERITA SUMUT - MADINA - PADANGSIDIMPUAN seputar sumut, Indonesia dan dunia Mencerdaskan dan Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Dalihan Natolu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *