Dua Bocah Kulit Melepuh Terkena Virus toxoplasma

Foto : Kadis Kesehatan madina, Dr Syarifuddin Nasution (LBS)

bbnewsmadina.com, Setelah dilakukan pemeriksaan medis kepada kedua bocah kakak beradik yang menderita penyakit aneh dengan melepuh dan terkelupasnya kulit kaki. Pihak medis menyatakan Muhammad Haikal Nasution (7) dan Habibah Zakira Nasution (1) warga Desa Rao rao Panjaringan Kecamatan Tambangan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terkena virus toxoplasma.

Demikian dikatakan Kadis Kesehatan Madina, Dr Syarifuddin Nasution kepada bbnewsmadina.com, Kamis (10/1) diruang kerjanya.

Syarifuddin mengungkapkan, setelah mendapat informasi dari kawan media, tim Dinas kesehatan Madina pun langsung turun ke lokasi tepatnya alamat kedua bocah tersebut berada yakni  di Desa Rao rao panjaringan Kecamatan Tambangan untuk melihat langsung kondisi kedua anak tersebut.

“Sesampainya dirumah kedua bocah yang diketahui buah hati dari pasangan Chairunnisa Rangkuti dan Sahnan Nasution, penyakit  kedua anak ini bukanlah penyakit aneh tetapi virus toxoplasma”.tegasnya

Masih Syarifuddin, berdasarkan pengakuan dari kedua orangtua si anak, kedua anak tersebut sudah pernah di rujuk RSU Panyabungan ke Rumah sakit Pringadi Medan, dan telah pernah di periksa Prof di Rumah sakit pringadi medan.

Namun dari hasil pemeriksaan Prof tersebut, dikatakan bahwa penyebab penyakit yang di derita kedua anak tersebut adalah penyebab kucing dan dari bawaan lahir”.tandasnya

“Memang berdasarkan analisis kami, untuk pengobatan kedua anak ini sudah tidak memungkinkan lagi dilakukan di Madina, dan harus tetap dirujuk ke Rumah sakit di medan. Kemudian sambungnya, pengobatan kedua anak ini juga membutuhkan waktu. Sebab, virus toxoplasma ini sangat sulit di obatin”.jelasnya

Tetapi walaupun demikian tambahnya, kita dari Dinas Kesehatan Madina akan terus berupaya memberikan pengobatan kepada dua bocah kakak beradik ini. Dan kita juga minta doa dari masyarakat Madina, semoga kedua anak ini dapat segera sembuh”.harapnya (LBS)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *