HAN 2019, Bunda PAUD Madina : Semoga Anak-Anak Kita Tumbuh Menjadi Anak Yang Bertaqwa Dan Berbudi Pekerti Yang Luhur

Bupati Madina Drs Dahlan Hasan Nasution saat menyerahkan bantuan sepeda motor kepada Dinas P2PA Madina dari kementerian P2PA, Kamis (21/11) di gedung serbaguna Desa Parbangunan Aek Godang Panyabungan. (Foto : LBS)

bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (P2PA) menggelar acara peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2019 di gedung serbaguna Desa Parbangunan Aek Godang Kecamatan Panyabungan, Kamis (21/11).

Dengan mengangkat tema Kita Anak Indonesia, Kita Gembira”. Peringatan Hari Anak Nasional Kabupaten Madina ini dihadiri Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution, Bunda PAUD Madina, Ny Ika Desika Dahlan Hasan, Asisten 1, Alamulhaq Daulay, Asisten III, Sahnan Batubara, Kepala Dinas P2PA Madina, Donna Dameria, Forkopimda, Ibu persit, Ibu Adhiyaksa, Ibu Dharma Yukti Karini, Ibu para guru dan murid PAUD, murid Taman Kanak-kanak (TK) serta orangtua murid.

Peringatan HAN tahun 2019 ini diikuti seluruh perwakilan PAUD dan TK se-Kabupaten Madina yang berjumlah 300 murid dan terbagi atas dua group yaitu group Formal dan group Non Formal yang menari bersama disaksikan oleh Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution.

Kepala Dinas P2PA Madina, Donna Dameria dalam laporannya menyampaikan acara HAN 2019 dilaksanakan berdasarkan keppres Nomor 44 Tahun 1984 tentang Hari Anak Nasional, serta menindaklanjuti keputusan Bupati Madina Nomor 821.25/0687/K/2019 tanggal 30 Juli 2019 tentang panitia penyelenggaraan peringatan HAN di Kabupaten Madina Tahun 2019.

Kemudian lanjutnya, tujuan dilaksanakannya acara ini untuk menumbuhkan kepedulian, kesadaran dan peran aktif setiap individu, keluarga, masyarakat, dunia usaha, media dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang berkualitas untuk anak serta memberikan perhatian dan informasi yang seluas-luasnya kepada seluruh anak dan keluarga tentang pentingnya membangun karakter anak melalui peningkatan pengasuhan keluarga guna mempercepat penanaman nilai-nilai kebangsaan.

Lalu sambungnya, mendorong pengembangan kebijakan Kabupaten layak anak, kecamatan dan desa serta kelurahan layak anak dengan melibatkan masyarakat secara terpadu dalam perlindungan anak, termasuk organisasi kemasyarakatan, LSM dan dunia usaha. Sekaligus memastikan semua anak Indonesia bersuka cita, bahagia dan aman.

“Dinas P2PA juga bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Madina menghadirkan 300 siswa/i dalam memeriahkan peringatan HAN 2019 ini. Dan berbagai perlombaan juga kita laksanakan yaitu lomba mewarnai dengan peserta siswa/i PAUD, lomba melukis dengan peserta siswa/i SD, lomba orasi Narkoba dan lomba pidato dari forum anak kecamatan, penampilan seni tari dari anggota Forum Anak Kabupaten Madina, Seni tari anak-anak PAUD dan TK sekitar Panyabungan serta seni sanggar tari pelangi Nusantara “.paparnya.

Sementara itu Bunda PAUD Madina, Ny Ika Desika Dahlan Hasan dalam pidatonya menyampaikan ucapan selamat Hari Anak Nasional kepada seluruh anak-anak di Indonesia khususnya Kabupaten Madina. Dan juga mengucapkan terima kasih kepada para guru dan semua pihak yang selama ini memberikan kasih sayang dan bimbingan kepada anak-anak kita semua.

“Di hari yang istimewa ini, kami para orang tua mendoakan semoga anak-anak kita tumbuh menjadi anak yang bertaqwa dan berbudi pekerti yang luhur, cerdas, dan berpengetahuan tinggi , sehat jasmani dan rohani, sayang dan patuh terhadap orang tua, guru dan mencintai lingkungannya”.ungkapnya

Demikian halnya Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution, beliau juga menegaskan dalam pidatonya yang sekaligus sebagai pembuka acara HAN Tahun 2019 Kabupaten Madina bahwa perlunya peran serta seluruh elemen dan masyarakat agar anak-anak Indonesia bisa mendapatkan apa yang menjadi haknya, baik itu kasih sayang, perhatian serta pendidikannya.

Pantauan bbnewsmadina.com, dalam acara peringatan HAN Tahun 2019 ini Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution juga memberikan bantuan secara simbolis satu unit sepeda motor dari kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *