Irwan Daulay : Madina Sedang Mempersiapkan Diri Menjadi Daerah Industri

foto : Pemerhati Pembangunan Madina, Irwan Daulay. (JBL)


bbnewsmadina.com, Gagasan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pantai Barat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di Kecamatan Batahan dan sekitarnya oleh Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution dianggap menjadi batu loncatan bagi bangkitnya industrialisasi di Kabupaten Madina.

Hal itu disampaikan Pemerhati pembangunan Madina, Irwan Daulay kepada bbnewsmadina.com, jum’at (2/8) via seluler dalam menanggapi peningkatan pembangunan di Kabupaten Madina kedepan.

“Saya melihat dijadikannya daerah pantai barat Madina sebagai KEK potensinya sangat besar sebab didukung oleh Raw material (bahan mentah) yang melimpah baik berbahan sawit, karet, kopi, hortikultural, hasil laut dan pariwisata”.ujarnya

Lalu imbuhnya, begitu juga dengan ketersediaan energi yang menjadikan kawasan ini akan sangat mungkin berkembang pesat melampaui KEK lainnya di Indonesia. Misalnya Sei Mangke yang sejak tahun 2013 yang lali di ground breaking sudah mendapatkan komitmen investasi lebih darin10 triliun rupiah.

“Dari data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), ditengah -tengah keterpurukan ekonomi bangsa, ternyata Kabupaten Madina secara gradual meningkat porsi industri manufaktur terhadap jumlah keseluruhan nilai tambah barang dan jasa yang dihasilkan dari semua kegiatan perekonomian diseluruh wilayah dalam periode tahun tertentu yang pada umumnya dalam waktu satu tahun (PDRB). Sehingga mampu mempertahankan pertumbuhan di rerata 6 persen melampaui pertumbuhan nasional dan regional”.terangnya

Masih Irwan, tantangan yang dihadapi adalah terkait ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bervisi indutrial serta lemahnya inovasi oleh perusahaan swasta di sekitarnya dalam upaya menciptakan nilai tambah baru terhadap produk-produknya. Dan hal ini harus terus di dorong oleh pemerintah pusat maupun daerah, sehingga dalam waktu sesegera mungkin usulan KEK oleh dunia usaha dapat ditindaklanjuti sampai lahirnya Putusan Pemerintah (PP).

Terkait SDM yang bervisi industrial dan upaya-upaya sudah mulai dilakukan oleh Pemkab Madina dengan menggandeng beberapa perguruan tinggi yang akan dikolaborasikan dalam satu kesatuan tekad membangun Madina dari sektor swasta oleh Public Private University Partnership (PPUP). Serta begitu juga pemerintah daerah dalam tahapan gradual ikut juga berbenah dalam menyongsong visi industrial ini, masuk ke dunia usaha dengan skala penuh mengambil konsep Reinventing Local Government (RLG)”.papar Irwan Daulay yang saat ini sedang bergelut didunia properti ini.

Kemudian tambahnya, untuk konsep RLG ini, pemerintah membutuhkan perencanaan yang matang dan komprehensif serta membutuhkan dukungan seluruh pihak, terutama pemegang kebijakan dan para pengusaha – pengusaha yang sudah dan sedang berinvestasi di Kabupaten Madina.

“KEK Madina ini diharapkan dalam 10 tahun kedepan akan mampu merubah Kabupaten Madina dalam wajah dan perspektif berbeda, bahwa usaha-usaha keras dan konsisten ternyata mampu melahirkan sejarah-sejarah besar”.tandasnya (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *