Jilid 3 Insiden SMGP, Ketua DPRD Madina Minta Perusahaan Agar Segera Melakukan Kajian Ulang Atas Tragedi Semburan Lumpur

Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis. SH saat melakukan investigasi bersama Pemkab Madina pasca kejadian insiden bulan Maret lalu. (Foto:DN) 

bbnewsmadina.com, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis SH meminta kepada perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi PT SMGP agar segera melakukan kajian ulang penyebab kejadian-kejadian yang terus terjadi yang mengakibatkan adanya korban dalam menjalankan operasionalnya.

“Kepada perusahaan saya meminta agar segera melakukan kajian ulang penyebab kejadian, dan lakukanlah operasional yang maksimal dengan mengkaji segala hal, tidak hanya membuat target lalu proses kajian di nomorduakan. Sebelum melakukan target, evaluasi harus benar-benar dilaksanakan agar terhindari dari insiden yang menyebabkan korban,” ujar Erwin Lubis.

Bila dilihat secara sederhana, kata Erwin, kejadian hari ini, yang mana ada semburan lumpur di wel pad T diperkirakan karena ada tekanan dari dalam yang mau keluar dan tidak bisa ditampung pipa yang pada akhirnya menimbulkan semburan.

Namun, ia mengingatkan lapisan masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebabnya.

“Jangan ada yang mendahului keputusan labfor (laboratorium forensik) yang turun langsung hari ini ke Madina, kita tunggu apa hasilnya,” ungkapnya.

Dan, kepada masyarakat, Erwin Efendi Lubis menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan hal-hal yang tidak semestinya yang pada akhirnya merugikan seluruhnya.

“Kembali kita meminta supaya perusahaan sesegera mungkin melakukan kajian ulang atas insiden yang terus berulang, termasuk kerugian yang ditimbulkan terutama air yang dialiri, dampak limbah yang dikeluarkan dari pengeboran tersebut tidak boleh luput dari kajian perusahaan. Dan, pengeboran kiranya dihentikan dulu sebelum selesai investigasi yang dilakukan labfor. Ini suatu hal menunjukkan perusahaan menghargai masyarakat.

“Saya selaku ketua DPRD berterima kasih kepada bapak Kapolda dan Kapolres yang bergerak cepat bertindak sigap melakukan antisipasi baik kepada masyarakat korban maupun terhadap dampak yang ditimbulkan,

“Dan semua pihak harus objektif untuk mengkaji penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak atas kejadian ini,” tutupnya. (DN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *