Musrenbang Kecamatan Naga Juang, Zubaidah Nasution : “Optimalkan Pelayanan, Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat”

Zubaidah Nasution saat mengikuti kegiatan Musrenbang Kecamatan Naga Juang, Selasa (11/02). (Foto:LN)

bbnewsmadina.com, Anggota DPRD Madina dari Dapil 5 Zubaidah Nasution hadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Naga Juang, Selasa (11/02).

Dalam sambutannya, politisi Partai Golkar itu menyampaikan, Musrenbang tingkat Kecamatan Naga Juang mempertemukan pemangku kepentingan di Kecamatan Naga Juang. Oleh karena itu, harus dimanfaatkan untuk menyusun program pembangunan sesuai prioritas pembangunan dan hasil-hasil Musrenbang di tingkat Desa/Kelurahan.

Acara yang dibuka sekira pukul 10.00 WIB itu dihadiri Sekretaris Camat Naga Juang, unsur Muspika, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), empat Kepala Desa dari tujuh Desa serta sejumlah tokoh masyarakat Naga Juang.

Zubaidah Nasution menambahkan, “Saya harap pembangunan infrastruktur maupun pembangunan non-fisik (manusianya) di Kecamatan Naga Juang betul-betul diarahkan untuk peningkatan mutu pelayanan kepada masyarakat secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Naga Juang.”

Dalam sesi tanya-jawab, dia memotivasi masyarakat, khususnya kepala Desa, agar menyampaikan uneg-uneg atau keluhan. Sehingga, salah seorang Kepala Desa mengungkapkan, sudah banyak usulan pembangunan yang belum direalisasikan. Hal ini mengakibatkan masyarakat merasa sungkan atau malah merasa malas bicara.

“Salah satu contoh usulan yang belum dapat diwujudkan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal adalah pengaspalan jalan,” imbuhnya.

Menanggapi keluhan seperti itu, salah seorang pimpinan OPD memberikan tanggapan, jalan yang dimaksud sebenarnya sudah pernah diaspal, tapi sekarang sudah rusak lagi.

Dia pun menyarankan, agar masyarakat dan pemangku kepentingan tetap optimis dan terus mengawal program pembangunan yang sudah disampaikan dalam Musrenbang. Masyarakat atau pihak terkait tidak bosan untuk meminta keterangan kepada OPD terkait, khususnya kepada Bappeda, apa dan bagaimana agar program yang diajukan bisa menjadi prioritas.

Kemudian, dia juga meminta agar OPD terkait dapat segera merespon. “Jangan juga Musrenbang sehebat ini hanya dijadikan sebagai rutinitas tahunan saja, sekedar memenuhi jadwal saja,” tegurnya bersemangat.

Lanjut Zubaidah, Karena keterbatasan anggaran, Desa tidak bisa menggantungkan banyak kegiatan pembangunn kepada Kabupaten. Tetapi banyak kegiatan pembangunan tersebut dapat dibiayai dengan Dana Desa masing-masing.

“Sekalipun begitu, Desa dapat menggunakan Dana Desa, kita harus bersikap transparan kepada seluruh lapisan masyarakat,” tukasnya.

Kepada wartawan, Zubaidah Nasution mengungkapkan, dirinya merasa senang bisa hadir dalam Musrenbang itu. “Hadir dalam kegiatan seperti, menjadi hal sangat penting buat saya. Saya bisa tahu, apa saja dan bagaimana gambaran usulan yang muncul dari masing-masing Desa,” ungkapnya.

Artinya, dia menjelaskan, kegiatan seperti ini dapat melengkapi informasi dan aspirasi yang sudah menjadi catatan dan Pokok-pokok Pikiran yang dia dapatkan dari kegiatan Reses tempo hari.

Dia pun manandaskan, “Informasi itu menjadi alat penting bagi saya untuk mengartikulasikan dan mengkawal aspirasi konstituen, sehingga terealisasi dan bermanfaat mengoptimalkan layanan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk di Naga Juang.” (LN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *