Pemkab Madina Luncurkan KIA Dan Predator

Foto : Ketua TP PKK Madina, Ny Ika Desika Dahlan Hasan saat menyerahkan secara simbolik KIA kepada salah seorang anak, kamis (12/9) di Taman Raja Batu. (JBL) 

bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) meluncurkan Kartu Identitas Anak (KIA) dan Pelayanan Rekam KTP-el Armada Sepeda Motor (Predator) kepada150 anak tingkat Sekolah Dasar (SD), kamis (12/9).

Pembagian KIA dan Predator ini telah sesuai dengan UU nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan yang merupakan penjabaran pasal 26 ayat (3) UU Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945, yang bertujuan untuk mewujudkan tertib administrasi kependudukan dengan teebangunnya database kependudukan secara nasional serta keabsahan dan kebenaran akan dokumen kependudukan yang tertib.

Acara peluncuran KIA dan predator yang digelar di Taman Raja Batu Lingkungan Pemkab Madina ini dihadiri Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, Sekdakab Madina, Sahnan Batubara, Ketua TP PKK Madina, Ny Ika Desika Dahlan Hasan, Kakandepag Madina, Zainal Arifin, Danramil 13 Panyabungan, Kapten Inf AK Harahap, kepala OPD, guru-guru dan anak penerima KIA.

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution diwakili Sekdakab Madina, Sahnan Batubara dalam pidatonya menyampaikan kebijakan nasional di bidang kependudukan dan pencatatan sipil, sampai saat ini telah kita rasakan manfaatnya dalam berbagai hal. Seperti, tersedianya dokumen administrasi kependudukan seperti KTP elektronik, Kartu Keluarga, Akta-akta catatan sipil, peningkatan efektifitas pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kualitas demokrasi, khususnya penyediaan data DP4 dan mencegah kriminalitas, teroris, TKI ilegal dan perdagangan orang.

Kemudian lanjutnya, KIA ini juga memiliki fungsi penting diantaranya sebagai tanda pengenal, untuk syarat pendaftaran sekolah, untuk melakukan transaksi keuangan di dunia perbankan dan PT POS Indonesia, untuk pelayanan kesehatan di puskesmas dan rumah sakit, untuk membuat dokumentasi keimigrasian, untuk mencegah terjadinya perdagangan anak dan untuk keperluan lain yang membutuhkan bukti diri atau identitas.

Sementara itu Kepala Kantor Disdukcapil Madina, Gozali Pulungan dalam laporannya menerangkan bahwa kegiatan peluncuran KIA dan Predator dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia nomor 2 tahun 2016 tentang Kartu Identitas Anak.

Dimana aturan ini menekankan pemberian identitas keoendudukan kepada anak untuk memberikan perlindungan serta mewujudkan hak-hak terbaik bagi anak dan dilakukan secara online dan di mulai sejak hari ini”.terangnya

Setelah acara peluncuran selesai, kemudian dilanjutkan dengan pemberian KIA kepada anak siswa simbolik dan dirangkai dengan pelepasan balon ke udara sebagai tanda peluncuran KIA dan Predator telah resmi dibuka. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *