Penderita Tumor, “Seorang Warga Madina Ucapkan Terimakasih Kepada Direktur RSUD Sipirok Tapsel”

Sekretaris GNPK RI SUMUT Yulie saat bertemu langsung dengan dr. Firdaus Batubara, dan Ibu Ronggani bersama Suaminya yang didampingi oleh Nekson, di Rumah Sakit Mitra Sejati, Sabtu (08/02). (Foto: Yulie)

bbnewsmadina.com, Bak petir disiang hari demikianlah ungkapan perasaan seorang ibu dari 6 orang anak ini, yang menderita penyakit tumor di dalam mulutnya.

“Ronggani pulungan (43) warga Desa Sirangkap Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Madina ini awalnya sudah pasrah untuk tidak berobat karena tidak mampu membayar biaya operasi penyakit tumor di dalam mulutnya.”

“Namun tanpa diduga seorang aktivis senior (nekson,red) mengetahui kesusahan ibu kurang mampu ini, lalu nekson mejumpai kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Dinas Sosial Mandailing Natal namun tidak ada tanggapan yang serius malah menyuruh menunggu hingga bulan April sementara penyakit ibu ini sudah mendesak untuk segera di operasi karena sudah 6 bulan ibu tak mampu ini menderita,” ujar Sekretaris GNPK RI SUMUT Yulie saat berkunjung ke rumah sakit tersebut kepada bbnewsmadina.com, Sabtu (08/02).

Lanjut Yulie, tidak kehilangan akal nekson mencoba menghubungi seorang dokter yang dia kenal baik dan selalu mengabdikan dirinya untuk masyarakat yang kebetulan sebagai kepala rumah sakit di RSUD Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (drg Firdaus Batubara) lalu sang dokter pun bersedia untuk membantu pengobatan ibu ronggani pulungan tersebut.

“Jumat 7 Februari 2020 ibu kurang mampu ini dibawa ke Rumah sakit Mitra Sejati Medan oleh sang dokter gigi yang didampingi Nekson serta suami ronggani pulungan, setiba di Medan tanpa memikirkan badan yang masih lelah firdaus langsung berkordinasi dengan dokter yang akan menangani ibu Ronggani dan siang itu juga pasien sudah masuk ruang operasi untuk dilakukan penanganan,” tutur Yulie.

Sementara itu Dokter Firdaus kepada Yulie menceritakan dia bersedia menolong istri tukang deres getah ini meskipun bukan diwilayah Kerjanya, karena ini merupakan tanggung jawab sebagai dokter untuk menolong setiap orang yang sakit dan dia ingin selalu bermanfaat bagi semua orang yang membutuhkanya, ungkapnya.

Sedangkan Suami dari ibu 6 orang anak ini menyampaikan rasa syukur dan rasa terima kasih kepada Nekson dan dr Firdaus.

“Kami sekeluarga mengucapkan terimakasih kepada bapak Nekson dan kepada dr. Firdaus, karena semua ini diluar dugaan. Karena saya bahkan sudah hampir putus asa saat mendengar jawaban dari Dinkes dan Dinsos Madina, yang tidak dapat membantu pengobatan istri saya dengan cepat.”

Dia juga pun mengatakan, tentunya Bupati Tapanuli Selatan dan masyarakat sangat beruntung memiliki seorang dokter yang memiliki jiwa sosial yang sangat tinggi, tutup bapak ini sambil berlinang air mata. (DN/YL)

About Auther:

BBNews Madina menyajikan informasi terkini tentang BERITA SUMUT - MADINA - PADANGSIDIMPUAN seputar sumut, Indonesia dan dunia Mencerdaskan dan Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Dalihan Natolu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *