BBNews.com

Mencerdaskan & Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Dalihan Natolu

Kolom & Ragam
Hasan

                  Hasan Basri

Jamais Vu (Lupa)

Oleh : Hasan Basri

“Bang kok ngak jadi hadir pada acara kemarin?”. “Acara apa itu?”. “lho, kan sudah disepakati acara yang kita bicarakan itu!”. “ya..ya…. Masya Allah, benar saya lupa”.. Nah Lupa mungkin bukan hal yang asing atau tabu dikalangan masyarakat, lupa sering kali terjadi pada semua orang, baik yang kecil, remaja, dewasa, hingga yang tua, yang miskin dan yang kaya pun tak luput dari lupa, ya memang itulah kodrat manusia adalah tempatnya salah dan lupa.

Dialog yang ada dalam pembuka tulisan diatas adalah merupakan satu kejadian yang sering kita alami dalam kehidupan sehari-hari dan yang paling miris adalah apabila kita sudah tidak ingat dengan kenangan masa lalu kita yang sangat berharga dan cukup berkesan. Namun memang benar, ada orang yang benar-benar lupa dengan masa indah di waktu lalu dalam medis dikenal dengan istilah Jamais Vu atau kebalikan dari de Javu.

Berbicara tentang lupa, kita tidak perlu khawatir jika sering mengalami lupa, karena dalam tulisan ini akan membahas tentang pengertian lupa, penyebab lupa dan cara atau tips sederhana mengatasi lupa. Berikut penjelasan tentang lupa. Lupa (forgetting) ialah hilangnya kemampuan untuk menyebut atau memproduksi kembali apa-apa yang sebelumnya telah kita pelajari. Muhibbinsyah (1996) dalam bukunya yang berjudul psikologi pendidikan mengartikan lupa sebagai hilangnya kemampuan untuk menyebut kembali atau memproduksi kembali apa-apa yang sebelumnya telah kita pelajari secara sederhana. Gulo (1982) dan Reber (1988) mendefinisikan lupa sebagai ketidak mampuan mengenal atau mengingat sesuatu yang pernah dialami atau dipelajari, dengan demikian lupa bukanlah peristiwa hilangnya item informasi dan pengetahuan dari akal kita.

Berikut ini adalah beberapa faktor yang menyebabkan seseorang bisa mengalami kelupaan akan kisah masa lalu dan janji yang telah disepakati untuk dilaksanakan besok atau lusa. Adapun faktor-faktor tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Kadar gula darah tinggi, Penyimpanan memori bisa terganggu akibat tingginya gula darah Anda. Awas, kondisi ini bisa menggangu bagian otak yang berhubungan dengan memori. Jika memiliki riwayat keluarga penderita penyakit kencing manis, sebaiknya kendalikan asupan gula Anda. Lakukan juga tes gula darah secara rutin. Dan, jangan lupa menjaga pola makan sehat serta tetap aktif. Jalan kaki adalah salah satu alternatif efektif mencegah diabetes. 2. Kurang Istirahat
    Otak mengandalkan aktivitas tidur untuk menyimpan memori baru. Dalam sebuah penelitian, responden yang tidur enam jam setiap malam selama dua minggu mungkin tidak merasa kurang tidur. Namun, setelah dilakukan tes memori secara substansial, hasilnya mereka sulit mengingat memori jangka pendek. Pertajam daya ingat Anda dengan membuat prioritas istirahat yang cukup. Jika Anda tidak bisa, coba lakukan tidur pendek selama enam menit saat tubuh terasa lelah. Cara ini bisa meningkatkan kinerja dan memicu proses memori penting dalam otak.
  2. Mendengkur, Mendengkur tak hanya mengganggu kualitas tidur, tapi juga bisa menurunkan daya ingat. Saat tidur mendengkur, saluran napas Anda akan terblokir, sehingga memotong oksigen beberapa detik pada suatu waktu dan menyebabkan sel-sel otak kelaparan, 4. Metabolisme menurun, Jika hal ini terjadi, kemungkinan Anda memiliki masalah tiroid. Hormon tiroid mengontrol metabolisme tubuh. Bila produksinya terlalu banyak atau terlalu sedikit dapat mengganggu sel-sel otak, yang dapat memperlambat masuknya informasi ke otak. Solusi: tak ada salahnya Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengatasi masalah ini. 5. Usia lebih dari 65 tahun, Manusia akan lebih sulit untuk menyerap vitamin B12 dalam usia 65 dari makanan. Kekurangan B12 serius dapat menyebabkan penyakit Alzheimer atau pikun. Karena itu, seiringnya bertambah usia, lakukan konsultasi dengan dokter untuk mengetahui cara meningkatkan asupan B12, misalnya dengan suplemen. Selain manula, penganut vegetarian juga seringkali kekurangan vitamin B12.
  3. Mengalami depresi, Bagi penderita depresi berat juga mengalami gangguan pada sel-sel otak. Bahkan, ketika depresi berlangsung, ada kemungkinan kondisi ini bisa membunuh sel-sel otak, sehingga menyebabkan daya ingat ‘merosot’. Solusinya, segera cari pengobatan. Pasalnya, makin banyak sel-sel otak yang ‘hilang’, daya ingat akan makin sulit ditingkatkan, 7. Mengkonsumsi obat alergi atau pil tidur, Pemakaian obat-obatan untuk mengatasi masalah seperti insomnia, alergi, dan gangguan perencanaan, ternyata juga juga bisa menyebabkan fungsi otak terganggu. Maka itu, sebelum mengonsumsi obat ini sebaiknya konsultasikan dulu pada dokter agar daya ingat Anda tidak ikut terganggu, 8. Terlalu banyak kosumsi obat, Dalam mengonsumsi lima atau lebih obat, Anda berisiko tinggi mengalami gangguan daya ingat. Karena itu, pastikan dokter tahu semua obat yang Anda konsumsi. Jika sebuah iklan farmasi tampak menggiurkan, jangan langsung tergoda. Sebaiknya minimalkan konsumsi obat bebas atau hanya konsumsi obat sesuai dengan resep.

Selain faktor penyebab lupa di atas, Lupa dapat juga terjadi karena gangguan konflik antara item-item informasi atau materi yang ada dalam sistem memori. Dimana Gangguan konflik dalam lupa ini terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Gangguan proaktif (Proactive interference) yaitu apabila materi pelajaran lama yang sudah tersimpan dalam subsistem akal permanennya mengganggu masuknya materi pelajaran baru. Ini terjadi jika siswa mempelajari materi yang mirip dengan materi pelajaran yang telah dikuasainya dalam tenggang waktu yang pendek, 2. Ganguan retroaktif (retroactive interference) yaitu apabila materi pelajaran baru membawa konflik dan gangguan terhadap pemanggilan kembali materi pelajaran lama yang telah lebih dahulu tersimpan dalam subsistem akal permanen siswa. Jadi materi pelajaran lama akan sangat sulit diingat atau diproduksi kembali, sehingga siswa tersebut lupa.

Proses Terjadinya Lupa

Bagaimana pula dengan proses terjadinya lupa yang dialami oleh manusia. Setidaknya ada empat tahap dalam proses terjadinya lupa, yaitu : 1. Apa yang telah kita ingat, disimpan dalam bagian tertentu diotak kalau materi yang harus diingat itu tidak pernah digunakan, maka karena proses metabolisme otak, lambat laun jejak materi itu terhapus dari otak sehingga kita tidak dapat mengingatnya kembali. Jadi, karena tidak digunakan, materi itu lenyap sendiri, 2. Mungkin pula materi itu tidak lenyap begitu saja, melainkan mengalami perubahan-perubahan secara sistematis, mengikuti prinsip-prinsip sebagai berikut: Penghalusan: materi berubah bentuk ke arah bentuk yang lebih simatris, lebih halus dan kurang tajam, sehingga bentuk yang asli tidak diingat lagi. Penegasan: bagian-bagian yang paling mencolok dari suatu hal adalah yang paling mengesankan. Karena itu, dalam ingatan bagian-bagian ini dipertegas, sehingga yang diingat hanyalah bagian-bagian yang mencolok, sedangkan bentuk keseluruhan tidak begitu diingat. Asimilasi: bentuk yang mirip botol misalnya, akan kita ingat sebagai botol, sekalipun bentuk itu bukan botol. Dengan demikian, kita hanya ingat sebuah botol, tetapi tidak ingat bentuk yang asli. Perubahan materi di sini disebabkan bagaimana wajah orang itu tidak kita ingat lagi.

  1. Kalau mempelajari hal yang baru, kemungkinan hal-hal yang sudah kita ingat, tidak dapat kita ingat lagi. Dengan kata lain, materi kedua menghambat diingatnya kembali materi pertama. Hambatan seperti ini disebut hambatan retroaktif. Sebaliknya, mungkin pula materi yang baru kita pelajari tidak dapat masuk dalam ingatan, karena terhambat oleh adanya materi lain yang terlebih dahulu dipelajari, hambatan seperti ini disebut hambatan proaktif, 4. Ada kalanya kita melakukan sesuatu. Hal ini disebut represi. Peristiwa-peristiwa mengerikan, menakutkan, penuh dosa, menjijikan dan sebagainya, atau semua hal yang tidak dapat diterima oleh hati nurani akan kita lupakan dengan sengaja (sekalipun proses lupa yang sengaja ini terkadang tidak kita sadari, terjadi diluar alam kesadaran kita). Pada bentuknya yang ekstrim, represi dapat menyebabkan amnesia, yaitu lupa nama sendiri, orang tua, anak dan istri dan semua hal yang bersangkut paut dirinya sendiri. Amnesia ini dapat itolong atau disembuhkan melalui psikoterapi atau melalui suatu peristiwa yang sangat dramatis sehingga menimbulkan kejutan kejiwaan pada penderita.

Cara Mengatasi Lupa

Dalam hal upaya mengatasi lupa, ada beberapa hal yang dapat dilakukan seperti dibawah ini : 1. Memperbanyak konsumsi ikan Asam lemak omega-3 yang terkandung dalam ikan seperti salmon dan makanan yang telah diperkaya seperti yogurt merupakan makanan super untuk memori. DHA, sejenis omega-3, efektif menurunkan peradangan arteri dan memperbaiki lapisan pelindung saraf, 2. Olahraga meningkatkan detak jantung 3 kali seminggu selama 20 menit, bahkan hanya dengan berjalan, akan memperbanyak oksigen di otak sehingga membantu pertumbuhan sel-sel baru. Menurut Sam Wang, PhD, associate professor of neuroscience di Princeton University, latihan aerobik juga sama efektifnya dengan aktivitas pelatihan otak lainnya. Tidak harus ke gym. 3. Mencatat kegiatan Buatlah daftar kegiatan dengan menggunakan agenda harian atau notebook kecil. Pastikan selalu menempatkan kunci mobil atau apapun di tempat yang sama. Hal ini akan memudahkan Anda jika hilang ingatan menyerang. 4. Membaca buku mungkin terdengarnya agak klasik, tapi para peneliti dari Mayo Clinic menunjukkan bahwa membaca bisa menurunkan risiko kehilangan memori hingga 30-50 persen. Jadi jangan lupa membaca buku dimanapun Anda berada. Bacaan seperti buku-buku ilmu pengetahuan dan novel adalah bacaan yang paling bisa membantu meningkatkan kemampuan otak.

 

Kesimpulan

Bagi kita yang tidak mau terkena oleh penyakit lupa yang parah seperti Jamais Vu, terutama lupa dengan kenangan masa lalu. Selain beberapa tips untuk melatih memori otak diatas, ada satu tips sederhana yang cukup mudah melakukannya, yakni dengan jalan mengunjungi tempat-tempat yang berkesan dalam hidup kita. Bagi warga Kota Panyabungan dan orang yang pernah merasakan betapa indah dan berkesannya lokasi  wisata Parjegangan (sipaga-paga) pada waktu lalu dan sudah tidak dapat mengingatnya kembali, juga dapat mengunjunginya kembali untuk mengingat memori tentang kenangan dan pengalaman yang ada dilokasi wisata tersebut. Duduk santai ditemani segelas kopi Mandailing pada sebuah pondok Cafe Rindang sekarang di lokasi pintu masuk ke Parjegangan masa lalu serta memandang bebas ke alam sekitar akan membantu mengingat kembali kenangan masa lalu. Selamat berkunjung dan menikmati kembali lokasi wisata tersebut yang lebih dikenal dengan “Tapian Siri-Siri Syariah” saat ini. Semoga.

Foto Pintu Gerbang Cafe Rindang, pintu gerbang Parjegangan masa lalu

Foto Pintu Gerbang Cafe Rindang, pintu gerbang Parjegangan masa lalu

183total visits.

Address:Jl. Lintas Timur Nomor 9. Panyabungan - Sumatera Utara

Phone:082165877288

Email:bonabulu_news@yahoo.com - buana171@gmail.com