Rapat Koordinasi Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Madina, Pjs. Bupati : ‘Upaya Preventif Dilakukan Dengan Mendorong Disiplin Protokol Kesehatan Melalui Operasi Yustisi’

 

Pjs. Bupati Madina Dahler Lubis saat hadiri rapat koordinasi pembentukan satgas penanganan covid-19 Kabupaten Mandailing Natal, Kamis (15/10). (Foto:DN)

bbnewsmadina.com, Pjs. Bupati Madina, Dahler Lubis menghadiri Rapat Koordinasi Pembentukan Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Mandailing Natal dan Kota Padangsidimpuan di Bagas Godang, Purba Baru, Kabupaten Madina, Kamis (15/10).

Pjs. Bupati Madina, Ir. Dahler Lubis pada kesempatan tersebut melaporkan Kasus terkonfirmasi sebanyak 184 orang, sembuh sebanyak 151 orang, dan meninggal 1 orang di Kabupaten Mandailing Natal.

Beliau juga menyampaikan beberapa langkah yang dijalankan Gugus Tugas Pemkab Madina antara lain, mengefektifkan Bagas Godang Madina sebagai tempat isolasi pasien terkonfirmasi Covid-19 dengan jumlah 53 tempat tidur, hingga saat ini ada 22 terkonfirmasi di isolasi, 17 sudah selesai tahap isolasi dan dinyatakan sembuh.

“Adapun upaya preventif dilakukan dengan mendorong disiplin protokol kesehatan melalui operasi yustisi, mengedukasi masyarakat akan protokol kesehatan dan membagi masker,” pungkas Bupati.

Sedangkan Sekretaris Gugus Tugas Provinsi Sumatera Utara Arsyad Lubis menyebutkan di Kabupaten Mandailing Natal sebelumnya masih tenang-tenang, tidak ada kasus Covid. Namun, akhir-akhir ini kita lihat ada angka-angka yang mengejutkan, dan setelah kita lihat dilapangan masyarakatnya kurang mematuhi protokol kesehatan.

“Kami juga ditugaskan oleh Gubernur untuk turun ke Kabupaten Madina untuk menurunkan angka-angka terkonfirmasi tersebut, berdasarkan surat keputusan Gubernur menunjuk Kapolres Madina menjadi ketua Gugus Tugas (Dansatgas) Kabupaten Madina, dan Dandim 0212/TS sebagai Wadansatgas,” ungkapnya.

Sambung Arsyad Lubis, inilah nanti yang akan kita susun bersama-sama kelembagaannya sekaligus tugas pokok dan fungsinya, makanya disini hadir Pak Darlan Harahap mendampingi pembentukannya. Pembentukan satgas ini mempunyai waktu, berdasarkan surat keputusan Gubernur, dan waktu yang diberikan mulai 19 Oktober s/d 1 November 2020.

“Dansatgas setelah menerima penugasan, dan akan menyusun RGB (Rencana Garis Besar) operasi ini, tentunya secara teknis nanti akan diatur sampai output yang dilakukan dan tentu juga pembiayaan yang diperlukan,” ucap Arsyad.

Pada rapat tersebut hadir, LO Gugus Tugas Pusat Darlan Harahap, Sekretaris Gugus Tugas Provsu Arsyad Lubis, Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Juliani Prihartini, Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi, Sekdako Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, serta para pimpinan OPD Pemkab Madina. (DN)

About Auther:

BBNews Madina menyajikan informasi terkini tentang BERITA SUMUT - MADINA - PADANGSIDIMPUAN seputar sumut, Indonesia dan dunia Mencerdaskan dan Menyuarakan Aspirasi Masyarakat Dalihan Natolu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *