Sekda Madina Buka Pameran Pendidikan Di Taman Raja Batu

Sekdakab Madina, Gozali Pulungan (Kemeja putih) bersama Kepala PA Madina, Yunadi, S. Ag dan Kadis Pendidikan Madina, Jamilah saat meninjau stand pameran pendidikan di Taman Raja Batu, Rabu (4/12).(Foto:LBS)

bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melalui Dinas Pendidikan menggelar Pameran Pendidikan sebagai wujud gambaran capaian pendidikan dan promosi pendidikan di Taman Raja Batu, Rabu (4/12).

Acara Pameran Pendidikan yang mengangkat motto Tingkatkan Mutu dan kwalitas pendidikan dan majukan kebudayaan ini”, dibuka oleh Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution yang diwakili Sekdakab Madina, Gozali Pulungan dan dihadiri Kepala Pengadilan Agama Madina, Yunadi, S. Ag, Kadis Pendidikan Madina, Jamilah, OPD Madina, Korwil pendidikan se-Madina dan sekolah peserta acara.

Kadis Pendidikan Madina, Jamilah dalam laporannya disela acara menyampaikan dasar dilaksanakannya kegiatan ini telah sesuai Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemajuan kebudayaan. Program pembangunan kebudayaan kabupaten Madina tahin 2019 dan peraturan dirjen kebudayaan kementerian pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia nomor 6 tahun 2019 tentang bantuan pemerintah gerakan seniman masuk sekolah.

Pelaksanaan kegiatan pekan pendidikan Madina tahun 2019 ini dilaksanakan di Taman Raja Batu selama 3 hari, mulai Rabu 4 Desember hingga 6 Desember 2019 dengan kegiatan pameran yang diikuti 1 stand dari Dinas Pendidikan Madina dan 17 Korwil Dinas Pendidikan yang ada di Kabupaten Madina”.jelasnya

Kemudian Beliau juga menuturkan, program bantuan pemerintah, “Gerakan Seniman Masuk Sekolah” Kabupaten Madina tahun 2019 antara lain, pada bulan Juni 2019 kita telah memberdayagunakan 21 orang seniman daerah ke sekolah untuk berinovasi dan berkarya sesuai dengan keahlian seni masing-masing seniman.

Pementasan Seni budaya Madina sebagai hasil karya para seniman yang kita berdayakan melalui gerakan seniman masuk sekolah tahun 2019 pada sekolah dengan klasifikasi kesenian antara lain, Seni tari/kolaborasi yang diikuti 14 sekolah, Gordang Sambilan 4 sekolah, Drama 2 sekolah dan moncak Mandailing 1 sekolah.

Bupati Madina,  Drs Dahlan Hasan Nasution melalui Sekdakab Madina, Gozali Pulungan dalam pidatonya menyatakan sebagaimana kita ketahui dalam rangka pelaksanaan otonomi daerah pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan berkelanjutan, merupakan tuntutan perubahan dan dinamika pembangunan yang tidak terlepas dari keterkaitan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM).

Program pembangunan menekankan pada pertumbuhan, pemerataan, stabilitas serta jangkauan yang lebih luas khususnya peningkatan kwalitas dan mutu pendidikan dan pemajuan kebudayaan.

Peningkatan kwalitas dan mutu pendidikan serta pemajuan kebudayaan di Madina merupakan salah satu misi pembangunan kita dalam mewujudkan pencapaian standard pendidikan yang mengacu pada persaingan global yang kompeten dan kompetitif, sehingga siswa kita kedepan mempunyai daya saing baik dalam daerah maupun luar daerah”.tegasnya

Masih Gozali, pembangunan kebudayaan Madina juga tidak kalah penting bagi masyarakat kita khususnya kepada siswa dalam memcetak karakter yang berbudi pekerti, sebagaimana yang sering kita dengar bahwa Madina sebagai Bumi Gordang Sambilan Negefi Beradat Taat Beribadah menuju Madina yang Madani.

Pantauan bbnewsmadina.com, usai menyampaikan pidato sambutannya, Sekdakab Madina, Gozali Pulungan langsung membuka acara Pameran Pendidikan dengan berkunjung ke stand yang ada di Taman Raja Batu tersebut. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *