Warga Beringin Jaya Diduga Diintimidasi, Ketua LMP Madina : DPRD Madina dan Instansi Terkait Harus Segera Tindaklanjuti Pengaduan Warga

Ketua LMP Madina, M Syawaluddin. (LBS)

bbnewsmadina.com, Kalau memang tak salah buat apa risih, itulah kalimat yang pas untuk dikatakan kepada Kepala Desa Beringin Jaya, AS yang disinyalir merasa gelisah akibat warga lingkungan Tomuan Desa Baringin Jaya melaporkannya ke DPRD Mandailing Natal (Madina) dan Inspektorat serta Kejaksaan Negeri Madina terkait dugaan pengelolaan Dana Desa (DD) yang tak sesuai prosedur.

Dari Informasi yang beredar, akibat adanya pengaduan warga lingkungan Tomuan Desa Beringin Jaya tersebut,  beberapa warga yang menandatangani surat pengaduan, didatangi oleh oknum aparat Desa Beringin Jaya yang disinyalir merupakan oknum suruhan kepala Desa.

Salah seorang warga lingkungan Tomuan yang turut serta membubuhi tandatangan surat pengaduan, Hobben Pandiangan, Jum’at (8/11) kepada bbnewsmadina.com mengungkapkan, bahwa rumahnya didatangi salah satu oknum aparat Desa Beringin Jaya inisial WS. Dan akibatnya hingga kini saya merasa tak nyaman karena tidak mengerti dengan apa yang beliau maksud.

Aparat Desa Beringin Jaya berinisial WS saat kerumah saya mengucapkan “Polisi akan datang kemari menangkap kalian, karena telah melapor dan menandatangani”. ujarnya menirukan ucapan oknum aparat Desa tersebut.

“Tentu saya heran dan bingun apa maksud dari ucapan Oknum aparat Desa itu. Sehingga saya tak meraaa nyaman dan tenang sebab didalam hati selalu berkata,  kenapa kami mau di tangkap,  kami hanya menuntut kebenaran”. keluhnya

Hal senada juga disampaikan Lengseria Boru Nainggolan warga lingkungan Tomuan yang juga rumahnya di datangi oknum aparat Desa WS pasca turut menandatangani surat pengaduan tersebut.

Lengseria bercerita, saat didatangi WS, oknum aparat Desa itu langsung berkata kepada saya, “Apa dasar kalian menandatangani surat pengaduan itu”. Dan saya  menjawab,  “Saya tidak menerima seorang Kepala Desa yang tidak pernah terbuka sama masyarakat dan BPD tentang pengelolaan Dana Desa”.akunya

Menanggapi hal ini, Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih (LMP) kabupaten Madina, M. Syawaluddin menegaskan bahwa seharusnya Kepala Desa Beringin Jaya inisial AS yang juga menjabat sebagai Ketua Papdesi Madina itu memberikan contoh yang baik bagi anggotanya dan masyarakat.

“Dalam menyelesaikan polemik ini seharusnya Kepdes  Janganlah membuat rasa takut dihati masyarakatnya sendiri, ketika masyarakat itu berani menyuarakan hak dan kebenaran demi untuk kemajuan lingkungan dan Desanya”.pungkasnya

Lanjutnya, soal mengadukan kejanggalan yang terindikasi dalam pelaksanaan dana desa yang dilakukan warga kita itu biasa. Bukankah negara juga menegaskan hal yang sama, bahwa terkait pengunaan dan pengelolaan DD itu semua pihak berhak untuk mengawasinya ?.

“Dan apabila ada masyarakat ada menemukan atau merasa ada sebuah dugaan yang menyalah dan mengadukannya kepada DPRD selaku wakil rakyat serta instansi terkait itu salah ya ?. ujarnya penuh tanya

Maka itu tambahnya, agar masalah ini tidak.menjadi polemik yang berkepanjangan serta agar tidak terjadi hal yang membuat rasa tak nyaman. LMP Madina meminta agar DPRD dan pihak terkait yang telah menerima pengaduan masyarakat agar segera menindaklanjuti pengaduan tersebut, demi menjawab semua keresahan dan polemik yang ada di tengah warga lingkungan Tomuan Desa Baringin Jaya”.pintanya. (LBS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *