bbnewsmadina.com, Lubuk larangan merupakan salah satu kearifan lokal di daerah Tabagsel.Di Padangsidimpuan sendiri lubuk larangan keberadaannya sangat banyak. Pengelolaan lubuk larangan ini masih di kelola secara bersama oleh masyarakat sekitar lubuk larangan.
Peran serta Pemerintah Daerah memang sangat penting dalam pengembangan kearifan lokal ini. Paslon nomor urut tiga(No.3) jika diamanahkan rakyat memimpin Kota Padangsidimpuan, budidaya lubuk larangan adalah bagian program pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota nomor urut tiga (No.3) Irsan Efendi Nasution dan Arwin Siregar hal ini di katakan Irsan saat membuka Lubuk Larangan Saroha di Kel. Panyanggar, Kec. Sidimpuan Utara, Senin (18/06/2018).
Di jelaskan Irsan Efendi Nasution, Kota Padangsidimpuan memiliki banyak bentangan sungai dan parit besar. Potensi sumber daya alam ini sangat mendukung bagi program pengembangan lubuk larangan di setiap Desa dan Kelurahan.
“Lubuk larangan memiliki banyak fungsi bagi masyarakat. Kami akan kembangkan budaya kearifan lokal ini di setiap desa dan kelurahan,” ucapnya.
Irsan juga memaparkan bahwa lubuk larangan juga mampu mempertahankan biota air yang mendukung keberlangsungan hidup manusia dan ekosistem lainnya di Padangsidimpuan. Untuk memenuhi kebutuhan air lubuk larangan, hutan dan alam sepanjang aliran dan hulu sungai harus lestari.
“Kota ini dikelilingi wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Maka untuk mempertahankan kelestarian hutan dan alam di hulu sungai, kita jalin kerjasama dengan Pemkab Tapsel, TNI, Polri dan stake holder lainnya,” ujar Irsan.
Manfaat lain pengembangan lubuk larangan, sebut calon Wali Kota Sidimpuan No.3, adalah lestarinya keberagaman ikan. Masyarakat dapat memanfaatkan ragam jenis ikan sebagai pendukung pengetahuan dan mengkonsumsinya untuk memenuhi protein tubuh.
Irsan dan Arwin benar-benar sangat mendukung pengembangan lubuk larangan di setiap Desa dan Kelurahan. Karena selain mempertahankan kelestarian alam, juga mampu membangun kebersamaan di tengah masyarakat.
Bahwa potensi Lubuk Larangan harus terus ditingkatkan. Kehadiran Pemkot Padangsidimpuan tidak boleh alfa dalam kegiatan yang digandrungi masyarakat ini, disamping bantuan bibit ikan, juga pembinaan dan adanya pendampingan.
“Kalau bibit ikan ditabur dan besar, tentu masyarakat akan mudah mendapatkan ikan untuk peningkatan gizi dan sekaligus penopang PAD Kelurahan dan Desa yang ada Lubuk Larangannya.”
‘Jika masyarakat sudah kompak, maka program membangun Padangsidimpuan menjadi Kota Bersinar akan semakin mudah dan cepat terwujud. Karena itulah kami peduli pada pengembangan lubuk larangan,” tegas Calon Walikota dengan jargon Sidimpuan Bersinar untuk perobahan itu.
Ketua Lubuk Larangan Saroha Kel. Panyanggar, Porang Harahap, bersama pengurus seperti Bahori Harahap, Udin Harahap, Purba Lubis, Koling Nasution, Manahan Harahap, Gusri Siregar dan lainnya, sangat mendukung program Irsan-Arwin terkait lubuk larangan.
Di Panyanggar, katanya, ada tiga lubuk larangan. Budaya warisan leluhur itu sempat hilang atau tidak digalakkan dalam waktu cukup lama. Irsan dan Arwin telah membuka cakrawala berpikir mereka akan banyaknya manfaat lubuk larangan.
“Kami mendukung program pengembangan lubuk larangan di setiap kelurahan dan desa. Selain memperkuat kebersamaan masyarakat juga menjaga kelestarian alam. Bagaimana mewujudkannya Kami siap menangkan Irsan-Arwin di Pilkada Padangsidimpuan,” tegas mereka.(Redaksi-mp)

