Pembangunan Rabat Beton menuju perkebunan warga didesanya terkesan dibangun asal asalan dan tidak sesuai volume dan diduga kualitas bangunan tidak sesuai bestek. (Foto : LBS)
bbnewsmadina.com, Sepertinya penyalahgunaan dana desa di setiap desa sudah banyak terjadi, terutama dalam pekerjaan fisik baik dalam pembangunan gedung maupun pembangunan Infrastruktur yang menjadi hambatan untuk kelangsungan kemajuan suatu desa.
Terpantau di beberapa kegiatan dengan menggunakan dana desa yang pembangunannya tidak bertahan lama, pasalnya pengelola kegiatan mengerjakan kegiatan pembangunan hanya sekedar untuk mencukupi volume pekerjaannya saja, sementara tidak memperhatikan kualitas dari pekerjaan tersebut.
Sepertinya hal ini sudah menjadi budaya bagi para pengguna dana desa, selain terkesan kurangnya pengawasan dari instansi terkait dalam hal ini inspektorat, disinyalir para oknum kepala desa tak takut dengan hukum.
Contohnya, terkait pekerjaan Rabat Beton yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2018 jalan di Desa Beringin Jaya Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Menindaklanjuti informasi dan laporan dari salah seorang warga Desa Beringin Jaya, Abed Manullang beberapa waktu yang lalu menuturkan, bahwa Pembangunan Rabat Beton menuju perkebunan warga di Desanya terkesan dibangun asal asalan dan tidak sesuai volume, serta banyaknya bangunan yang sudah mulai retak dan hancur, dimana ini menandakan diduga kualitas bangunan tidak sesuai bestek.
“Saya berharap kepada Inspektorat Madina agar segera dengan secepatnya turun kelapangan untuk memeriksa seluruh pekerjaan yang menggunakan dana desa oleh Kades Beringin Jaya”.pintanya
Sedangkan Ketua BPD Desa Beringin Jaya, David Parningotan kepada bbnewsmadina.com, Rabu (6/11) mengungkapkan hal senada, sembari mengatakan kami sangat kecewa akan pembangunan yang bersumber dari Dana Desa di lingkungan kami ini, selain terkesan pilih kasih juga sangat diduga berbau korupsi.
“Selaku ketua BPD desa Beringin Jaya saya juga merasakan tidak adanya transfaransi kepala desa kepada saya selaku ketua BPD,” Keluhnya sembari menunjukkan wajah kesal.
Menanggapi hal ini, Ketua DPP LSM Garda Inti Kabupaten Madina, Rustam Efendi Nasution mengharapkan supaya pihak Inspektorat Madina segera memeriksa pengelolaan ADD dan DD di Desa Beringin Jaya Kecamatan Panyabungan Utara.
“Sebab kuat dugaan banyak pekerjaan yang bersumber dari Dana Desa tak sesuai seperti apa yang diharapkan masyarakat”.paparnya. (LBS)



