Terkait Dana Desa Tanjung Mompang, Syafri Siregar Minta Inspektorat Turun Kelapangan

Salah satu bangunan yang bersumber dari dana desa di Desa Tanjung Mompang. 

bbnewsmadina.com, Terkait banyaknya isu yang beredar baru baru ini dan keluhan dari warga Desa Tanjung Mompang Kecamatan Panyabungan Utara Kabupaten Mandailing Natal yang terhimpun dari informasi baik di medsos maupun perbincangan di tengah-tengah masyarakat.

Hal tersebutpun membuat para aktivis dan para media selaku sosial kontrol  melakukan klarifikasi dan konfirmasi langsung ke Desa Tanjung Mompang, Kelurahan Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara beberapa hari yang lalu, namun Kades Tanjung Mompang  saat dipertanyakan tentang adanya dugaan markup pembangunan dana desa dan diduga tidak transpran, malah tidak bisa dijumpai.

Salah satu tokoh masyarakat Panyabungan Utara Syafri Siregar yang juga merupakan ketua komisi II DPRD Madina merasa berang dengan hal itu, terlihat dari postingan beliau beberapa hari lalu, yang meng-upload foto-foto tentang kegiatan pembangunan Desa tersebut ke media sosialnya.

Kepada Media ini pun Syafri Siregar Selasa (28/01) mengatakan, terkait postingan tersebut bahwa diduga anggaran dana desa yang dipergunakan untuk membangun beberapa item kegiatan di Desa itu banyak yang diduga mark up, dari pembangunan balai Desa, pos ronda, dan juga jembatan, hal ini diketahuinya karena banyaknya warga yang mengadukan permasalahan ini terhadapnya.

“Pembangunan beberapa kegiatan yang dilaksanakan di Desa itu diduga mark up, seperti pembangunan balai Desa, pos ronda, dan juga jembatan yang nilai Anggarannya melebihi jauh dari perhitungan, saya ketahui ini karena banyaknya pengaduan masyarakat kepada saya, dan sudah menjadi perbincangan hangat di kelurahan Mompang ini,” ungkapnya.

Dia juga mengatakan, beberapa hari yang lalu dia juga sudah menyampaikan persoalan tersebut kepada Inspektorat, kepolisian dan kejaksaan untuk turun kelapangan melakukan cek n rijek terkait keluhan masyarakat tersebut.

“Kita juga sudah menyampaikan permasalahan tersebut kepada inspektorat, polisi dan kejaksaan untuk turun kelapangan melakukan cek n rijek  dari banyaknya permasalahan-permasalahan Dana Desa di Kabupaten Mandailing Natal ini,” pungkas Syafri yang merupakan politisi partai berlambang mercy tersebut.

Sementara itu salah satu pihak aparat Desa Tanjung Mompang kepada bbnewsmadina.com mengatakan, sudah menerima surat panggilan dari polres tiga hari yang lalu, dan pihaknya pun sudah memenuhi panggilan tersebut untuk melakukan klarifikasi. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan