Selesai Tinjau SMAN 2 Plus Panyabungan, Eddy Rahmayadi Kunjungi RSUD Panyabungan Untuk Lihat Kesiapan Tenaga Medis

 

Gubernur Sumatera Utara, Eddy Rahmayadi saat tinjau kesiapan RSUD Panyabungan di masa tingginya pasien konfirmasi positif covid-19 di Madina, Rabu (07/10). (Foto:MS)

bbnewsmadina.com, Usai mengunjungi SMA N 2 Plus Panyabungan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Eddy Rahmayadi melanjutkan kunjungan kerjanya dengan melihat langsung kesiapan Tenaga Medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan pada Rabu (07/10).

Tinjauan ini guna melihat kesiapan siagaan tenaga medis dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat.

Setiba di RSUD Panyabungan Gubsu bersama Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara H. Harun Mustafa Nasution, yang didampingi Pjs. Bupati Mandailing Natal Ir. H. Dahler Lubis, M.MA, dan Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Candra Sihombing S.I.P disambut langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal dr.Syarifuddin Nasution bersama Direktur RSUD Panyabungan drg Bida Sari Siregar M.M dan juga Direktur RSUD Husni Tamrin Natal dr. Faisal yang saat ini ditugaskan dalam menangani tempat isolasi di Bagas Godang Kabupaten Mandailing Natal.

Setelah melihat keadaan RSUD Panyabungan dan menyaksikan pengambilan Sample untuk di Test Swab dari kontak erat terkonfirmasi Corona Virus Disease-19 (Covid-19), Eddy Rahmayadi menyampaikan pesan kepada Tenaga Kesehatan yang ada di RSUD Panyabungan agar segera menangani Pasien dengan baik, apapun penyakitnya harus ditangani, dan untuk test swab dari Kabupaten Mandailing Natal akan dirujuk ke RSU Padang Sidimpuan sebagai Rumah Sakit Rujukan.

Untuk melindungi diri dari terjangkit Covid-19, Eddy Rahmayadi pun memerintahkan agar seluruh tenaga medis harus siap siaga dengan Alat Pelindung Diri (APD), selalu gunakan APD dengan baik.

“Hingga saat ini ada 19 orang Dokter di Sumatera Utara yang meninggal karena terpapar Covid-19 dan itu bukanlah dokter yang menangani Covid-19, Dokter yang membuka Praktek umum dan ada yang dari Rumah Sakit Swasta, mereka terpapar Covid-19 saat praktek. Karena meraka Dokter maka mengobati sendiri dirumah setelah tidak teratasi baru ke Rumah Sakit, tiba di RS sudah terlambat dan meninggal dunia,” sebutnya.

Dan untuk penanganan terhadap Ibu Hamil yang telah memasuki masa persalinan Eddy Rahmayadi mengatakan harus segera ditangani, dan tidak bisa dibiarkan begitu saja, segera berikan penanganan dan selalu gunakan APD yang lengkap, pungkasnya. (MS)

Tinggalkan Balasan