Dodi Martua, SPi, anggota DPRD Madina saat menyalurkan bantuan kepada perwakilan masyarakat di Lingkungan I Banjar Kobun, pada acara reses I Tahun anggaran 2020, Senin (21/12). (Foto:DN)
bbnewsmadina.com, Anggota DPRD Kabupaten Madina dari partai Demokrat Dodi Martua SPi melakukan kegiatan Reses I tahun sidang 2020/2021 di Lingkungan I Banjar Kobun Kelurahan Panyabungan II Kecamatan Panyabungan. Senin (21/12) siang.
Dalam kegiatan tersebut, Dodi didampingi langsung Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Rakyat (Perkim) Pemkab Madina, Khoirul Lubis ST.
Selain menampung aspirasi masyarakat, Sekretaris DPC Demokrat Madina ini juga menyalurkan bantuan berupa alat olahraga seperti bola Volly dan jaring lapangan, serta memberikan bantuan speakear aktif untuk kegiatan pengajian di Lingkungan tersebut.
Dodi dalam sambutannya mengatakan, bahwa Reses ini merupakan kegiatan dari anggota DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat konstituen secara langsung.
“Bahwa aspirasi dan usulan yang disampaikan masyarakat akan diperjuangkan melalui DPRD kepada Pemerintah setempat.”
“Sebelumnya saya juga tak lupa mengucapan terima kasih kepada masyarakat Banjar Kobun, karena pada pemilihan legislatif 2019 lalu saya di sini mendapatkan suara terbanyak,” ujar Dodi.
Adapun aspirasi yang disampaikan oleh sejumlah masyakarat antara lain, yakni
meminta penyediaan air PAM ke lokasi kamar mandi bersama di lingkungan tersebut.
Adanya pelatihan kerja bagi para remaja perempuan, seperti pelatihan untuk menjahit, pelatihan masak memasak. Dan adanya tempat pembuangan sampah dan pembuangan air limbah bekas pencucian kerupuk.
“Kami juga berharap pembangunan Gapura pada pintu masuk ke lingkungan I ini. Dan perbaikan jalan menuju makam Syekh Jakfar anak dari Syekh Abdul Qadir Mandili,” kata Irsad salah satu masyarakat saat menyampaikan aspirasi.
Dodi yang menanggapi usulan terkait pembangunan Gapura mengaku sangat setuju. Menurutnya, keberadaan makam Syekh tersebut bisa menjadi wisata religi bagi masyarakat.
Soal pelatihan-pelatihan, Dodi juga mengatakan bahwa Pemerintah melalui Dinas Tenaga Kerja mempunyai program-program tersebut. Untuk itu ia akan mengkoordinasikan kepada Dinas Tenaga Kerja.
“Usulan yang disampaikan sebaiknya dibuat dalam tulisan. Kepada Kepala Lingkungan bisa berkoordinasi dengan Lurah agar membuat proposal biar usulan ini jelas,” ucapnya.
Sementara, mengenai perbaikan jalan dan tempat sampah Kadis Perkim Khoirul yang menambahkan menjelaskan bahwa usulan tersebut bisa direalisasikan asal status lahannya tidak bermasalah.
“Misal untuk perbaikan jalan, yang penting status jalannya tidak bermasalah. Kami cek dulu nanti apakah jalan yang mau diperbaiki ini statusnya milik siapa. Begitu juga dengan usulan tempat sampah, saya akan koordinasikan dengan Kadis DLH. Tapi yang terpenting lahannya juga harus disediakan dan tidak bermasalah,” jelasnya.
“Kalau untuk penyediaan air PAM dalam waktu dekat saya akan turunkan anggota untuk melakukan pengecekan,” pungkasnya. (DN)



