Tiga warga Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapsel yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa sampan karam di Siulang-aling Kecamatan MBG Kabupaten Mandailing Natal. (Foto:MS)
bbnewsmadina.com, Kejadian naas sampan (Robin) karam yang ditumpangi 6 orang, di Wilayah Siulang aling Kecamatan Muara Batang Gadis berawal dari hari senin (20/12/2021) sekitar pukul 13.00 WIB, dimana Samaeli Bulolo (20) bersama Bute Laia (19), Likani Waruwu (16), Deriman Gulo (16), November Waruwu (11), dan Karoni Bulolo (11) kesemuanya warga Kecamatan Angkola Sangkunur Kabupaten Tapanuli Selatan, berangkat menuju arah Siulang aling untuk mengambil sayur dengan menaiki sampan (Robin Kecil) yang dikemudikan Samaeli Bulolo.
Sesampai ditengah sungai yang pada saat itu berarus deras akibat banjir yang melanda Kabupaten Mandailing Natal, mesin robin sampan yang dikemudikan Samaeli mengalami mati mesin, sehingga Sampan (Robin) yang mereka tumpangi hanyut dibawa arus derasnya sungai parlampungan dan terbalik seketika itu sehingga semua penumpang turut hanyut.
November Waruwu (11) yang turut menaiki sampan (Robin) naas itu, setelah tersangkut diranting kayu berusaha meminta pertolongan dengan berteriak meminta tolong, mendengar teriakan minta tolong Aroli Waruwu (39) datang untuk menolong dengan berenang menarik November Waruwu (11) dan Karoni Bulolo ke tepi sungai.
Sementra itu Samaeli Bulolo yang hanyut ke arah Sungai Parlampungan yang berjarak ± 200 Meter dari kedua korban, mencoba berenang menolong Likani Waruwu (16) namun akibat derasnya arus sungai membuat Likani Waruwu terlepas dari tangan Samaeli Bulolo setelah itu korban lainnya sudah tidak terlihat lagi, ketiga korban lainnya ikut tenggelam bersama sampan (Robin).
Selang tidak berapa lama melintas Rahadi alias Gendut Rangkuti (31) warga Desa Ranto Panjang Kecamatan Muara Batang Gadis dan memberikan pertolongan dan langsung membawa korban selamat ke pondok.
Kapolsek Muara Batang Gadis IPTU Saszorro Effendy yang dihubungi melalui telepon membenarkan kejadian tersebut.
“Sampan (Robin) tenggelam di Parholatan Sungai Parlampungan Desa Singkuang Kecamatan Muara Batang Gadis, hingga Rabu (22/12/2021) Team Gabungan Dit Samapta Polda Sumut yang dipimpin IPTU Zulkifli bersama keluarga Korban masih terus melakukan pencarian terhadap ke 3 (Tiga) orang yang belum ditemukan, pencarian hari ini dihentikan pada pukul 18.30 WIB dan akan dilanjutkan esok Kamis (23/12/2021),” ungkapnya. (MS)


