Founder Madina Care Soroti Kinerja DPRD Madina Yang Jarang Masuk Kantor 

Wadih Al Rasyid founder Madina Care. (Foto:Ist)

bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal, Wadih Al Rasyid Founder Madina Care menyoroti kinerja 40 Anggota DPRD Madina yang jarang masuk kantor. Hal ini disampaikannya kepada Media Selasa (29/07/25).

‎”Setelah dilantik tahun 2024 lalu, nampaknya kinerja DPRD Madina ini tidak ada, kita lihat sendiri 40 Anggota DPRD Madina jarang masuk kantor, bahkan pada rapat rapat penting seperti Paripurna pun banyak yang tidak hadir.”

‎”Jarang masuk kantor menunjukkan ketidakseriusan anggota DPRD dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga DPRD dan wakil rakyat,” ungkapnya.

‎Wadih pun melihat dari 40 Anggota DPRD Madina ini, Fraksi Golkar yang jarang masuk, dan satu orang dari Fraksi Gerindra.

‎”DPRD Madina ini saya lihat dari Fraksi Golkar yang jarang masuk dan satu orang dari Fraksi Gerindra. Dan saat ini ada beberapa masalah di Pemkab Madina, salah satunya masalah di PUPR Sampai sekarang Komisi bersangkutan tak pernah panggil, dan masalah pada pembangunan pasar eks bioskop, sampai sekarang juga tak pernah diperhatikan komisi bersangkutan,” ujarnya.

‎Wadih juga menilai dengan jarangnya Anggota DPRD Madina masuk kerja membuat pembahasan pembahasan di Komisi jadi Mandek.

‎”DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan perda dan anggaran daerah. Jika anggota DPRD tidak hadir, pengawasan menjadi lemah dan potensi penyalahgunaan wewenang oleh pemerintah daerah menjadi lebih besar,” pungkasnya. (DN)

Tinggalkan Balasan