Usai Tampar Siswanya, Kepsek SDN Model 086 Dalan Lidang : “Itu Sentuhan Spontan”

bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal, Kepala Sekolah (Kepsek) SDN 086 Dalan Lidang, Ali Yaman, menyebut kejadian jeweran dan tamparan ke belasan siswa adalah sentuhan yang dilakukan secara spontan.

Ali Yaman melalui pesan WhatsApp (WA) memberikan klarifikasi terkait video yang beredar dimana dia melakukan penamparan dan penjeweran ke belasan siswa di halaman sekolah.

‎“Sehubungan dengan rekaman video pendek yang memperlihatkan interaksi saya dengan beberapa orang siswa, dengan ini saya perlu menyampaikan beberapa hal untuk meluruskan persepsi yang mungkin timbul di masyaraka,” katanya via WA, Minggu (7/9/2025).

“Pertama, saya ingin menegaskan bahwa tidak ada sedikit pun niat dari saya untuk melakukan tindak kekerasan, menyakiti, ataupun merendahkan martabat siswa tersebut,” jelasnya.

Sebagai seorang pendidik, komitmen utama Ali Yaman adalah untuk kebaikan dan masa depan seluruh anak didiknya di SD 086 Dalan Lidang.

Menurutnya, peristiwa yang terekam tersebut terjadi dalam konteks di mana sekolah sedang berada dalam masa peralihan kepemimpinan.

‎Situasi ini, sayangnya, berdampak pada menurunnya tingkat kedisiplinan sebagian siswa, di mana banyak di antara mereka yang mulai mengabaikan tata tertib sekolah.

“Tindakan yang terlihat dalam video tersebut adalah sebuah sentuhan pada siswa yang saya lakukan secara spontan,” ujarnya lagi.

Menurut Ali Yaman, sentuhan tersebut sama sekali tidak bertujuan untuk menyakiti dan tidak meninggalkan bekas.

Tujuan murni di balik tindakan tersebut adalah sebagai bentuk teguran langsung yang bersifat mendidik, untuk menyadarkan siswa agar kembali menumbuhkan rasa disiplin dan tanggung jawabnya.

“Hal ini saya lakukan semata-mata karena kepedulian saya sebagai pendidik yang memiliki tanggung jawab untuk membentuk karakter mereka,” ungkapnya.

‎Perlu dia sampaikan pula bahwa mengenai hal ini, dia telah berkomunikasi dan memberikan penjelasan secara langsung kepada pihak orang tua, komite sekolah, tokoh masyarakat, serta Lurah Dalan Lidang.

“Alhamdulillah, semua pihak dapat memahami bahwa tindakan tersebut murni bersifat mendidik demi kebaikan siswa yang bersangkutan. Sekali lagi, saya pastikan tidak ada motif lain selain untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan demi masa depan siswa itu sendiri,” katanya.

“Saya memahami bahwa tindakan tersebut dapat menimbulkan beragam interpretasi, namun saya berharap penjelasan ini dapat memberikan pemahaman yang lebih utuh mengenai konteks dan niat baik di baliknya,” jelasnya lagi.

‎Sebelumnya, belum reda video viral guru PNS laki-laki mengamuk hingga baku hantam di ruangan SDN 086 Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal (Madina), Sumut, kini giliran kepala sekolahnya yang viral.

‎Kepsek bernama Ali Yaman ini terekam video menampar muka satu siswa dan menjewer telinga belasan siswa di halaman sekolah yang berlokasi di Kelurahan Dalan Lidang ini.

Kejadian penamparan dan penjeweran murid kelas 3 dan kelas 4 SD ini disebut terjadi pada Selasa 6 Mei 2025 lalu pada acara pembacaan surah Yasin di sekolah itu.

Video ini diduga direkam oleh salah satu guru di sana dan menyebar melalui sistem perpesanan WhatsApp (WA) pada awal September 2025 ini.

Dalam video yang berdurasi 37 detik ini terlihat belasan siswa berdiri berjejer di halaman sekolah. Lalu satu per satu maju ke depan kepsek, lalu terjadilah penjeweran telinga dan perut beberapa murid.

‎Bahkan salah satu murid di SDN Model ini mengalami penjeweran di perut dan penamparan di muka yang dilakukan kepala sekolah ini. (DN)

Tinggalkan Balasan