
bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melaksanakan panen raya di Desa Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, Rabu (28/01/26).
Panen raya ini langsung di ikuti oleh Bupati Madina Saipullah Nasution yang didampingi oleh Asisten II, Kadis Pertanian, Camat Panyabungan Timur, Forkopincam, serta undangan lainnya.
Bupati Mandailing Natal pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa panen ini direncanakan tahun lalu saat pemerintah membagikan benih padi varietas Inpari 32 kepada kelompok tani yang ada di Panyabungan Timur.
“Alhamdulillah kita lihat hari ini serentak, bahkan mungkin ada yang memulai tapi secara simbolis kita lakukan hari ini dan memang kita lihat padinya juga cukup unggul dan mudah-mudahan hasilnya bisa menaikkan IP kita,” ujarnya.
Saipullah menambahkan, Pemerintah juga menyalurkan pupuk kepada kelompok tani (poktan) penerima bibit. Ini merupakan langkah pemerintah memotong mata rantai penyaluran sehingga tidak menyulitkan petani.
“Dengan memotong mata rantai yang begitu panjang, maka produktivitas hasil pertanian meningkat, kemudian jadwal panennya juga akan bisa terlaksana sesuai dengan yang kita rencanakan,” ungkapnya.
Meskipun ada sekitar 8.000 hektare lahan sawah yang terdampak banjir, Saipullah optimistis kebutuhan beras saat Ramadan dan Idulfitri nanti terpenuhi. Terlebih, secara statistik Madina surplus beras.
Sedangkan Kadis Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga mengatakan bahwa varietas Inpari 32 bisa juga ditanam untuk lahan kering atau yang sering disebut padi gogo.
”Waktu itu ada bantuan untuk 143 hektare, enam desa, dengan jumlah 3,7 ton. Dari luasan itu, 48 hektare ada di Gunung Baringin,” tuturnya.
Taufik juga mengaku optimistis ketersediaan beras pada masa Ramadan dan Idulfitri terpenuhi. Sebab, tiga bulan ke depan secara berurutan Kecamatan Panyabungan Timur, Kecamatan Siabu, dan kawasan Mandailing Julu masuk masa panen.
Usai panen raya Bupati Madina bersama seluruh pejabat makan bersama dengan masyarakat diatas daun pisang. (DN)