Akibat Banjir, Jalinsum Putus Dan 46 Rumah Hanyut Di Madina 

Foto : Banjir kurang lebih setinggi 1 meter yang menggenangi rumah warga kelurahan simpang gambir, jembatan simpang gambir yang dilewati air sungai serta jalinsum desa saba pasir Kecamatan Kotanopan yang putus total akibat tergerus air sungai batang gadis, rabu (7/11). (LBS)

bbnewsmadina.com, Curah hujan tinggi yang turun kurang lebih seharian pada rabu (7/11) menyebabkan banjir dan longsor dibeberapa kecamatan yang ada di kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Bukan hanya terjadi banjir dan tanah longsor, hujan yang turun seharian tersebut juga menyebabkan jalan lintas sumatera (Jalinsum) saba pasir Kecamatan Kotanopan terputus total akibat tergerus derasnya air sungai Batang gadis. Akibatnya, hingga kamis (8/11) pengendara yang hendak ke Sumatera barat atau sebaliknya tidak bisa melewati jalan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun bbnewsmadina.com, dari camat Lingga Bayu, Kamal Khan. Daerah yang terparah akibat dampak banjir dan kerugian materi ada di beberapa desa yakni kelurahan Simpang gambir 16 rumah hanyut dan 1 rumah hangus terbakar, desa ranto sore sigalala 8 rumah hanyut.

Desa Aek garingging 8 rumah hanyut, Sikumbu 6 rumah hanyut. Pulo padang 6 rumah hanyut, Tapus 2 rumah hanyut dan 1 unit mobil Ertiga hanyut. Sementara terkait bencana banjir ini belum ada di ketahui korban jiwa.

“Akibat curah hujan yang tinggi debit air sungai batang Natal membesar sehingga air naik mencapai kurang lebih 1 meter di kelurahan Simpang gambir yang nota bene ibu kota kecamatan Lingga bayu”. ujarnya

Masih Kamal, banyak warga yang mengungsi karena rumah mereka terendam air setinggi kurang lebih 1 meter tadi malam. Dan Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. (LBS)

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan