Sekretaris Daerah Gozali Pulungan saat menyampaikan arahan Bupati Madina pada acara kegiatan Pemberdayaan Lembaga Organisasi Masyarakat Perdesaan serta Perumusan Kebijakan Peningkatan Kapasitas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2020 yang dilaksanakan di aula Hotel Payaloting Panyabungan, Selasa (03/03). (Foto:Ty)
bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Bagian Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibum Linmas Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Pemberdayaan Lembaga Organisasi Masyarakat Perdesaan serta Perumusan Kebijakan Peningkatan Kapasitas Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Tahun 2020 yang dilaksanakan di aula Hotel Payaloting Panyabungan, Selasa (03/03).
Kegiatan ini dihadiri oleh para OPD, para Camat, serta diikuti sebanyak Seratus Lima puluh orang dari perwakilan Kelurahan dan Desa di 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal, dengan menghadirkan nara sumber enam orang yaitu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Gozali Pulungan, SH, MH, Drs, Marwan Bakti, M.Si, Alamulhaq Daulay, SH, drg Ismail Lubis, Dr. M Daud Batubara, M.Si, dan Abu Hanifah, SH, yang dipandu dua moderator, Drs. M. Syafeii Lubis, dan Drs. Hasan Asri Batubara.
Ketua Panita Bagian Pemberdayaan Masyarakat dan Trantibum Linmas Setdakab Martua E Matondang, S.Sos mengatakan, Dimana kegiatan ini dalam rangka mewujudkan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan dan Desa yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menyelaraskan tugas pokok dan fungsi antara Lembaga-lembaga Kelurahan dan Desa dengan struktur organisasi Pemerintahan yang ada pada Kelurahan dan Desa, dan juga merumuskan pola kebijakan yang dapat mendukung pelaksanaan proses pembangunan yang bersifat partisipatif pada tingkat Kelurahan melalui wadah Lembaga dan Organisasi Masyarakat Kelurahan, “ujarnya.
Dia juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari kegiatan pada tahun-tahun sebelumnya.
Sementara itu Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution yang diwakili oleh Sekdakab Gozali Pulungan saat membuka acara mengatakan, pada kegiatan ini untuk menindaklanjuti dan menyempurnakan rumusan-rumusan yang telah disepakati pada kegiatan sebelumnya sebagai proses yang bersinambungan.
“Dalam pelaksanaan tata kelola Pemerintahan yang baik secara berjenjang yang kita mulai dari Kelurahan dan Desa, Kabupaten sampai tingkat Nasional, diperlukan suatu kesinambungan baik dalam sistem Kelembagaan atau Organisasi maupun program dan kegiatan,” ujarnya.
Lanjut Gozali Pulungan, tentu dalam hal ini para peserta lah sebagai pemeran yang diberi amanah sebagai panutan yang memiliki tanggung jawab terhadap keberhasilan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
“Hal yang sama pada Pemerintah Kabupaten memiliki konsistensi yang bersinambungan dalam berbagai program dan kegiatan, sejalan dengan itu diperlukan kebersamaan antara Pemerintah Daerah dengan Lembaga atau Organisasi masyarakat untuk saling mendukung program yang berkelanjutan demi mewujudkan masyarakat Madina yang Madani dengan semboyan ‘Negeri Beradat Taat Beribadat’,” lukasnya.
Dia juga menyatakan, Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan Kelurahan dan Desa memerlukan sumber daya manusia yang mampu mengelola program dan kegiatan yang akuntabel, efektif, efesien, dan transparan, sehingga membawa perubahan yang bermanfaat terhadap kemajuan masyarakat dibidang ekonomi, sosial, dan budaya.
Gozali Pulungan juga berpesan, dalam kegiatan ini harus ditindaklanjuti dalam bentuk Rencana Kerja TindakLanjut (RKTL), berupa adanya rumusan tentang rancangan kebijakan Kabupaten dalam substansi perumusan kebijakan peningkatan kapasitas lembaga pemberdayaan masyarakat Kelurahan dan Desa.
“Dan kepada seluruh peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti dan mencermati setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber, karena kalianlah salah satu perwakilan masyarakat sebagai mitra kerja Pemerintah pada Kelurahan dan Desa masing-masing untuk tercapainya Pembangunan yang aplikatif di Kabupaten Mandailing Natal,” pungkas Gozali. (DN)


