Bupati Madina Terima Bantuan Masker Sebanyak 300 Pcs Dari Kementerian Ketenagakerjaan

Bupati Madina saat menerima bantuan masker dari Kementerian Ketenagakerjaan, Jum’at (03/04). (Foto:DN)

bbnewsmadina.com, Dalam membantu penanganan penyebaran covid-19 di Kabupaten Madina, Kementerian Ketenagakerjaan melalui Dinas Tenaga Kerja Mandailing Natal menyerahkan bantuan Masker sebanyak 300 pcs yang diserahkan langsung Kadis Tenaga Kerja kepada Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution, di lokasi Sampuraga, Jum’at (03/04).

Kadis Tenaga Kerja Mandailing Natal Kapsan Usman mengatakan, bantuan masker ini dari Kementerian Ketenagakerjaan yang disalurkan kepada Pemkab Madina untuk membantu para tim medis kita yang berada di gugus terdepan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Madina.

“Bantuan masker ini sebanyak 300 pcs yang diberikan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Tim Gugus Tugas PP Covid-19 Madina, dan akan kita bawa ke Posko Tim Gugus Tugas Madina yang berada di Kantor Satpol-PP.”

“Dan masker ini akan kita bagikan kepada seluruh tim medis kita yang berada di seluruh Puskesmas dan juga yang ada di posko perbatasan,” ujar Kasman.

Sementara itu Bupati Madina, Drs. H. Dahlan Hasan Nasution menyampaikan rasa syukurnya atas mendapatkan bantuan tersebut dari susahnya mendapatkan perlengkapan APD.

“Alhamdulillah ditengah kesulitan mendapatkan APD, gugus tugas penanganan Covid-19 menerima sebanyak 300 pcs masker.”

”Ini suatu kabar baik bagi kita, ditengah kesulitan ini kita mendapatkan bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, dan dengan bantuan ini nantinya akan kita berikan kepada petugas medis sebagai garda terdepan dalam percepatan penanganan Covid-19 di Madina ini,” ujar Bupati.

Lanjut beliau, ini suatu momentum persatuan dan meningkatkan keakraban masyarakat, semuanya harus terlibat, semuanya harus membantu, semoga Wabah ini segera berakhir, dan tidak sampai ke wilayah kita ini.

“Kepada segenap warga tidak bosan-bosannya saya menghimbau untuk membatasi perjalanannya, untuk tidak melakukan kegiatan berkumpul, dan melakukan sosial distancing.”

“Sosial distancing bukan berarti menjauhkan jarak antar warga, namun memunculkan tanggungjawab bersama untuk mencegah penyebaran COVID-19 yang susah untuk kita deteksi,” pinta Bupati Madina. (DN)

Tinggalkan Balasan