Bupati Tutup Musabaqoh Tahafidzul Qur’an Tingkat Kabupaten Madina Tahun 2019

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution ketika menyampaikan pidato penutupan Musabaqoh Tahafidzul Qur’an, Sabtu (21/12) dihalaman Mesjid Nur Ala Nur Aek Godang Desa Parbangunan Kecamatan Panyabungan. 

bbnewsmadina.com, Setelah dilaksanakan selama sepekan, Musabaqoh Tahafidzul Qur’an tingkat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2019 akhirnya ditutup Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution, Sabtu (21/12).

Acara penutupan Musabaqoh Tahafidzul Qur’an yang dilaksanakan di halaman parkir mesjid agung Nur Ala Nur Aek Godang Desa Parbangunan ini, selain dihadiri Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution, juga dihadiri Sekdakab Madina, Gozali Pulungan selaku ketua panitia acara, Kepala OPD, para kabag, Para Camat, peserta dan orang tua peserta.

Sekdakab Madina, Gozali Pulungan selaku ketua panitia Musabaqoh Tahafidzul Qur’an dalam laporannya menyampaikan bahwa dasar dilaksanakannya kegiatan ini telah sesuai keputusan Bupati Madina nomor : 450/0685/K/2019 tentang panitia penyelenggara Musabaqoh Tahafidzul Qur’an tingkat Kabupaten Madina tahun 2019 yang dikeluarkan pada tanggal 29 Juli 2019.

Kemudian maksud dan tujuan diselenggarakannya acara ini untuk meningkatkan motivasi bagi generasi muda Madina agar terus mendalami dan menghafaz Al-qur’an. Lalu sebagai tolak ukur atas kemajuan hafalan Al-qur’an bagi hafidz dan hafidzah Madina. Serta sebagai implementasi dan motivasi bagi masyarakat Madina untuk mewujudkan semboyan Madina sebagai Negeri Beradat Taat Beribadat”.terangnya

Disini perlu saya laporkan Pak Bupati imbuhnya, penyelenggaraan Musabaqoh Tahafidzul Qur’an yang awalnya sesuai jadwal akan dilaksanakan selama 5 hari yakni 16 sd 20 Desember 2019. tetapi karena banyaknya peserta yang mengikuti, maka waktunya diperpanjang 1 hari hingga hari ini Sabtu 21 Desember 2019.

“Untuk peserta Musabaqoh Tahafidzul Qur’an tingkat Kabupaten Madina tahun 2019 dari berbagai lembaga pendidikan Tahfidz yang ada di wilayah Kabupaten Madina, baik mewakili lembaga pendidikan maupun mewakili kecamatan. Dan peserta yang mendaftar sebanyak 247 orang, dengan rincian putra 128 orang dan putri 119 orang”.jelasnya

Gozali Pulungan juga menerangkan bahwa ada peningkatan jumlah peserta yang mengikuti Musabaqoh Tahafidzul Qur’an tingkat Kabupaten Madina tahun 2019 ini, dimana pada kegiatan yang sama ditahun 2018, pesertanya hanya berjumlah 149 orang.

Sementara itu Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution dalam pidatonya menuturkan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, tahfidz Al-qur’an merupakan wahana untuk menumbuhkan semangat membaca dan mempelajari Al-qur’an, sehingga Al-qur’an benar-benar dijadikan pedoman hidup dalam menghadapi derasnya pengaruh globalisasi dewasa ini bagi ummat Islam, terutama bagi anak-anak dan generasi muda kita.

Dengan diselenggarakannya acara ini, saya berharap kiranya ada panggilan moral bagi para orangtua, pengurus lembaga pendidikan, majelis guru dan seluruh lapisan masyarakat serta seluruh aparat pemerintah untuk bersama-sama mendorong dan memotivasi anak-anak dan generasi muda untuk terus belajar dan menghafaz Al-qur’an”.harapnya

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution juga menambahkan, maka dengan selesainya pidato saya ini, saya sampaikan acara Musabaqoh Tahafidzul Qur’an tingkat Kabupaten Madina tahun 2019 resmi saya tutup. (LBS)

Tinggalkan Balasan