Dana Desa Tanjung Mompang Dipertanyakan, Kades Lari & Sembunyi

Salah satu bangunan Dana Desa di Desa Tanjung Mompang, (Foto:Rudi)

bbnewsmadina.com, Masyarakat Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, yang tak ingin dipublikasikan namanya, saat media ini melakukan kontrol sosial ke wilayah itu, Minggu (19/1/20) mengatakan, bangunan fisik dan kegiatan – kegiatan yang bersumber dari DD/ADD tahun 2019 ada yang tak wajar nilainya.

“kami menduga ada yang tak wajar dari nilai bangunan yang dianggarkan, diantaranya Pengadaan pos keamanan 2 unit sebesar Rp. 36.800.000,-, bangunan Balai Desa sebesar Rp. 431.613.300,- dan bangunan jembatan yang hanya berukuran 4,6 x 4 Meter itu menelan anggaran sebesar rp. 143.827.300,- ” ujar warga itu.

Selanjutnya ia katakan bahwa, “kepala Desa Tanjung Mompang tidak pernah transparan dalam mengelola dana desa tersebut, dan waktu pengerjaan bangunan, warga yang membutuhkan pekerjaanpun tidak diberi kesempatan, hanya orang-orang terdekatnya saja yang dipekerjakan, padahal warga butuh pekerjaan untuk menghidupi keluarganya, kami berharap pihak – pihak terkait yang berwenang turun ke lokasi untuk melakukan cek dan ricek,” ungkapnya lagi.

Ketika ingin dikonfirmasi Kepala Desa Tanjung Mompang atas laporan warga, media ini langsung menemui Kades tersebut, saat itu juga lari dan sembunyi di kebunnya, padahal kata warga lain, ia tadinya berada di pos keamanan.

Salah satu anggota DPRD Mandailing Natal Syafri Siregar yang terpilih di dapil daerah Panyabungan Utara tersebut saat ditemui media setelah selesai dari Desa Tanjung Mompang, beliaupun angkat bicara, karena persoalan ini memang sudah pernah dilaporkan warga kepadanya dan selaku anggota dewan yang terpilih tentunya diapun mendengarkan aspirasi masyarakat tersebut.

“Hal ini sudah pernah dilaporkan warga kepada kita, tentunya kita perlu melakukan cek dan ricek ke lapangan, apakah memang ada ditemukan ketidak wajaran dalam bangunan tersebut,” lukasnya.

Selanjutnya safri menambahkan ” kita juga akan berkoordinasi dengan inspektorat selaku pengawasan untuk turun ke lokasi meninjau bangunan itu,” tegasnya dengan nada tinggi. (RS/DN)

Tinggalkan Balasan