
AMPUN segel ruangan Kadis Ketapang, Selasa (23/03/22). (Foto:SNP)
bbnewsmadina.com, Puluhan Mahasiswa yang tergabung di Aliansi Mahasiswa Peduli Uang Negara Kabupaten Mandailing Natal (AMPUN MADINA) hari ini melakukan aksi unjuk rasa dan menyegel ruangan kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Madina. Selasa 22/3/2022.
Merasa tidak di hargai karena aksi ini untuk ke 4 kalinya dilakukan, mahasiswa mengatakan tidak akan menghentikan aksi ini sampai Bupati Madina turun tangan dan mencopot kepala dinas ketapang Taufik Zulhandra dari jabatannya.
Mahasiswa Ampun yang hendak menyegel ruangan kepala dinas sempat bersitegang karena dihalangi oleh beberapa pegawai dan pihak kepolisian yang sedang mengamankan aksi tersebut.
” Bupati juga tidak akan mendukung jika kadisnya seperti ini, tidak pernah masuk kantor, namun heran para pegawainya malah mendukung kadisnya, ada apa ini, apa ada Kong kali Kong di kantor ini,”
” Kami juga menduga Bapak Taufik Zulhandra selaku kadis Ketapang Madina terlibat dalam dugaan kasus korupsi, karena kadis ini takut dan tidak pernah mau menjumpai kami,” Teriak Imam Samudra selaku koordinator aksi.
Sementara AF Nasution selaku Kasi di dinas Ketapang mengaku tidak ada hak dari mahasiswa jika ingin menyegel ruangan kadisnya, ia juga bersama pegawai lainnya merasa keberatan dan sempat adu mulut dengan mahasiswa, karena jika ruangan kantor kadisnya di segel mahasiswa maka ia mengaku akan disalahkan oleh kepala dinasnya.
” Nanti kami pula yang kena, jangan di segel ruangan pak kadis, di depan aja segelnya kalo kalian mau, intinya kami tidak memberikan izin jika kalian menyegelnya, lagian tidak ada hak kalian untuk menyegel kantor ini, kalian hanya mahasiswa, jadi tidak ada hak untuk melakukan penyegelan,” kata AF.
AF juga mengaku jika saat ini kepala dinasnya Taufik Zulhandra sedang berada di luar dinas untuk kunjungan kerja di daerah Ulu Pungkut.
AF menjelaskan jika salah satu tuntutan dari mahasiswa tersebut anggarannya sudah di bagikan untuk gaji para tenaga honorer yang di tanggung setiap kegiatan di 6 dinas UPT dari satu dinas.
Sebelum ke dinas Ketapang, mahasiswa juga melakukan aksi unjuk rasa di dinas pertanian dan akan melanjutkan aksi selanjutnya di inspektorat kabupaten Madina. (SNP)