
bbnewsmadina.com, – Mandailing Natal, Kapolres Mandailing Natal (Madina) AKBP Bagus Priandy mengatakan pemberantasan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) merupakan prioritasnya. Hal ini dikarenakan pemberantasan PETI merupakan atensi langsung dari Presiden, Prabowo Subianto dan Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo.
“Do’akan saya dan tim Polres Madina Istiqomah berantas PETI. Selain itu, kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Bupati dan Wakil Bupati, karena kita tahu sendiri bahwa PETI ini sendiri menyangkut kehidupan dan kebutuhan masyarakat Madina,” tutur mantan Penyidik KPK ini dalam Coffe Morning bersama Insan Pers di Aula Rupatama, Polres Madina, Jum’at (16/1/2026).
Bagus yang baru menjabat kurang lebih seminggu ini menyatakan akan segera melakukan inventarisir beberapa kasus. Khususnya terkait narkoba dan PETI. Dia menjelaskan dua kasus akan menjadi prioritasnya.
“Narkoba, kita sadari bahwa ini menjadi persoalan semua aspek. Hingga saat ini peredaran narkoba juga kita sadari sudah sampai ke desa-desa. Bahkan menjadi pemicu terbakarnya kantor Mapolsek Muara Batang Gadis beberapa waktu lalu,” ujarnya.
Bagus pun berharap kerjasama semua pihak dalam pemberantasan narkoba ini. Dia mengatakan dalam waktu dekat akan bertemu dengan seluruh unsur Forkopimda dan membahas permasalahan narkoba ini.
“Dalam waktu dekat saya akan bertemu dengan Bupati, dan unsur Forkopimda lainnya. Kita akan bahas terkait pemberantasan narkoba ini,” tegasnya.
Di akhir kegiatan, Bagus pun meminta bantuan dan informasi dari para rekan pers yang hadir. Dia menyadari wilayah kerjanya sangat luas. Sehingga dia membutuhkan informasi dari para rekan pers di Madina.
“Secara luas wilayah, Madina ini hampir sama dengan Bengkulu. Jadi cukup luas, karena itu saya berharap bantuan dari rekan-rekan pers,” tutupnya.
Kegiatan Coffe Morning ini juga dihadiri oleh Wakapolres Madina, Kompol Aris Fianto dan para Pejabat Utama di Polres Madina. (DN)