Balon Bupati dan Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution dan Aswin Parinduri saat menerima Rekomendasi dukungan DPD II Partai Golkar untuk Pilkada Madina 2020. (Foto: DN)
bbnewsmadina.com, Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Madina menggelar konferensi pers di hotel D’san Senin, (23/03) terkait keluarnya surat rekomendasi dukungan Partai kepada Dahlan-Aswin pada perhelatan Pilkada Madina Tahun 2020.
CEK VIDEONYA DI : https://youtu.be/d5Xxebl86s0
Rekomendasi DPD II Golkar tersebut sesuai dengan nomor : B-189/GOLKAR/2020 yang ditandatangani oleh Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus.
Sekretaris DPD II Partai Golkar Madina, Erwin Efendi Nasution pada konferensi pers tersebut mengatakan, rekomendasi DPD Partai Golkar sesuai dengan nomor: B-189/GOLKAR/2020 ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto dan Sekjen Lodewijk F Paulus.
“Sementara untuk tambahan kursi, partai Golkar juga sudah melakukan komunikasi politik ke sejumlah partai yang sudah membuka penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada Madina,” ucap Erwin.
Sedangkan Dahlan Hasan Nasution pada kesempatan tersebut mengungkapkan, setelah mendapatkan rekomendasi dari Partai Golkar, Dia bersama pasangannya Aswin Parinduri akan memperebutkan 16 kursi di DPRD Madina.
“Insya Allah kita akan memperoleh dukungan minimal 11 kursi, dan bisa juga menjadi 16 kursi di DPRD, marilah kita berdoa bersama-sama,” ujar Dahlan yang juga sebagai Petahana.
Dahlan juga mengatakan, alasan memilih Aswin sebagai pasangan melihat dari perkembangan pembangunan Madina ke depannya.
“Yaitu Madina butuh pembangunan, pendidikan, dan Aswin Parinduri juga merupakan ketua partai, ditambah beliau seorang pengusaha, dan Aswin dalam kehidupan sehari-hari tetap memelihara anak yatim-piatu.”
“Intinya pilihan kenapa Aswin sudah melalui penilaian sepak terjangnya, tujuannya untuk kelanjutan pembangunan Mandaling Natal,” ungkap Dahlan.
Dahlan juga menjelaskan terkait pencalonannya kembali, karena masih banyak pekerjaan rumah yang belum selesai, sehingga ia ingin menuntaskannya dengan menjadi Bupati kembali untuk memaksimalkan pembangunan di Madina.
“Ada 3 poin pembangunan lagi yang masih perlu dilanjutkan, yaitu kawasan ekonomi khusus (KEK), mengembalikan kejayaan kopi Arabika Mandailing, dan pembangunan perkebunan kelapa, nenas seluas 50.000 ha.”
“Apabila kita masih dipercaya rakyat kembali akan kita lanjutkan pembangunan ini, dan jika ini sudah terwujud saya akan mengundurkan diri, dan akan dilanjutkan saudara Aswin Parinduri,” jelas Dahlan.
Sementara itu Aswin Parinduri menyampaikan akan selalu setia nantinya apabila tuhan memberikan kemenangan, dan akan mendekatkan kembali hubungan antara pemerintah dan pers sehingga tidak ada lagi informasi yang tersumbat dalam Pemerintahan.
“Untuk Pilkada Madina 2020-2024 ini, saya sudah siap untuk selalu menyelaraskan langkah bersama Beliau dalam membangun Kabupaten Madina dengan ketulusan serta keikhlasan, dan juga akan merekatkan kembali hubungan antara pemerintah dengan pers, sehingga nantinya tidak ada informasi yang tersumbat di dalam Pemerintahan.” tandas Aswin. (DN)
