Kompak Madina. (Foto:SNP)
bbnewsmadina.com, Dewan Pimpinan Pusat Koalisi Mahasiswa Pergerakan Kabupaten Mandailing Natal ( DPP Kompak Madina) hari ini Minggu (26/12/2021) mengadakan Musyawarah Bersama atau Mubes pertama di aula komplek STAIN Madina.
Mubes Kompak kali ini dengan mengusung tema “Mengukuhkan Tali Persaudaraan di Dalam Jiwa Setiap Kader Demi Terbentuknya Regenerasi Yang Loyalitas dan Berintegritas”.
Muhammad Alwin Siregar, selaku ketua panitia menyampaikan, agenda mubes pertama ini untuk pembahasan dan pengesahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga atau AD/RT Kompak Madina sekaligus juga pendeklarasian Ketua Umum DPP Kompak Madina.
Pantauan media ini, Mubes Pertama yang diadakan Kompak Madina berjalan kurang lebih 5 jam, dari hasil musyawarah tersebut Kompak Madina menetapkan Taufik Pulungan sebagai Ketua Umum terpilih periode 2022 sampai dengan 2024.
Taufik Pulungan selaku Ketua terpilih DPP Kompak Madina dalam sambutannya mengatakan,”Terima Kasih kepada seluruh elemen Kompak Madina yang telah mempercayakan saya untuk memimpin Kompak Madina kedepan, Kompak ini adalah rumah kita, maka jadikanlah setiap sudutnya menjadi tempat terindah dan ternyaman,” tuturnya.
“Saya yakin dan percaya dalam diri setiap Kompak selalu berbekal ilmu dan budi pekerti yang akan terus tumbuh dan subur setiap harinya, dan akan terus berkembang di manapun ia ditempatkan.”
“Tetap Teguh dalam perjuangan, Ikhlas dalam pengabdian, dan senantiasa solid dalam kebersamaan, maka dari itu jadilah Panglima perang dimanapun Medan Tempurnya,” pesannya sebagai penutup pidatonya.
Seperti diketahui Kompak Madina yang beranggotakan dari kalangan pelajar dan mahasiswa asal Kabupaten Mandailing Natal yang menempuh pendidikan di Madina maupun di luar Sumatera Utara.
Kompak sendiri terbentuk pada tanggal 20 Agustus tahun 2019 oleh sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Mandailing Natal dengan wadah sebagai persatuan mahasiswa yang memiliki tanggung jawab dalam pengembangan generasi muda demi tercapainya madina yang madani dan berkualitas.
Terakhir Kompak juga sempat membuat kalangan para pejabat yang terlibat korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Madina dan sumut kocar kacir akibat terus terusan di demo oleh mahasiswa Kompak di Kejatisu kemarin. (SNP)


