Kota Padangsidimpuan 3 Besar Kontribusi Capaian Makro Pembangunan Provinsi Sumut

 

Forum konsultasi Publik rancangan awal RKPD Kota Padangsidimpuan tahun 2022 yang dilaksanakan di hall Mega Permata Hotel, Rabu (09/02/21). Foto:Ty

bbnewsmadina.com, Pemerintah Kota Padangsidimpuan gelar acara Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Padangsidimpuan Tahun 2022 berthemakan “Perwujudan Kota Padangsidimpuan Yang Sejahtera” yang dibuka Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution,SH di hall Mega Permata Hotel, Rabu (10/2/2021).

Turut hadir, Wakil Wali Kota Ir. Arwin Siregar, Kepala Bappeda Provinsi Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Yosi Sukmono,ST, Asisten II Perekonomian dan Administrasi Pembangunan H. Rahuddin Harahap SH. MH, Ketua DPRD Siwan Siswanto, SH, Kepala OPD se Kota Padangsidimpuan, Camat se Kota Padangsidimpuan, Tomas dan Toga.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH pada kesempatan tersebut mengatakan, dalam tataran rencana kerja tahun 2022 Forum Komunikasi Pubik ini agar mulai memotret atau mengagendakan perencanaan pembangunan.

“Mengingat DAK (Dana Alokasi Khusus) kita sangat terbatas, sebagai dampak pandemi Organisasi Perangkat Daerah lah yang mengakomodasi kepentingan masyarakat bagaimana kita memaksimalkan rencana awal agar tidak hilang nilai-nilai visi Sidimpuan yang BERSINAR,” ujarnya.

Wali Kota juga mengingatkan sebagai kepala daerah kami dan wakil Wali Kota, capaian terhadap visi yang telah kita terjemahkan dalam RKPD berkarakter dengan Visi Bersinar yang juga kita susun sendiri tanpa konsultan politik.

“Mari kita ukur capaian BERSINAR dibanding dengan masa kepemimpinan sebelum kami.”

“Bahwa tahun 2019 kita pemilu, 2020 pandemi, saya berharap khususnya para pemangku kepentingan agar bisa membantu kami dalam memotret agar bisa kita lakukan ditahun mendatang. Karena dengan keterbatasan anggaran kita harus selektif memilah mana skala yang prioritas, agar ditahun ini perwujudan Padangsidimpuan yang sejahtera dengan dukungan legislatif pada pokok-pokok pikiran yang menyentuh langsung terhadap konstituen masing masing,” ungkap Irsan.

Beliau menambahkan, bagaimana Kota Padangsidimpuan agar menjadi produktif supaya perputaran uang kita tetap di daerah ini dan menjadikan kota penyangga bagi daerah di sekitaran kita.

“Saya berharap perbaikan tata kelola sistim Pemerintahan ini benar-benar kita pahami agar roda Pemerintahan berjalan dengan semestinya,” pungkas Wali Kota.

Sedangkan Kepala Bappeda Sumatera Utara yang diwakili Sekretaris Yosi Susmono, ST mengatakan, rancangan awal RKPD dengan seluruh visi-misi Wali Kota/Bupati dan Gubernur harus sejalan dengan Presiden.

“Dan perlu kami beritahu bahwa Kota Padangsidimpuan masuk dalam 3 besar kontribusi Kab/Kota terhadap capaian makro pembangunan Provinsi Sumatera Utara.”

“Dalam penyusunan dokumen RKPD Tahun 2022 yang perlu diperhatikan adalah kategorisasi penyusunan RKPD tahun 2022, menyesuaikan proses dan substansinya, serta mengaplikasikannya dalam SIPD,” ujarnya.

Lanjut Yosi, menyusun substansi perencanaan dengan mempertimbangkan dampak pandemi covid – 19, dan hasil pengendalian dan evaluasi, harus menjadi salah satu acuan dalam menyusun kebijakan perencanaan pembangunan.

“Penyesuaian dan penajaman substansi indikator hasil (outcome) berdasarkan hasil pemutakhiran cascading, pemenuhan standar pelayanan minimal dukungan SDG’s.”

“Dan memperhatikan berbagai regulasi terbaru, seperti PP No.12 tahun 2019 tentang pengelolaan keuangan daerah, PP No.13 tahun 2019 tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Permendagri No.70 tahun 2019 tentang sistim informasi pembangunan daerah, Permendagri No.90 tahun 2019 tentang klasifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah dan keputusan Mendagri nomor 050-3708 tahun 2020 tentang hasil verifikasi dan validasi pemutakhiran klarifikasi, kodefikasi dan nomenklatur perencanaan pembangunan dan keuangan daerah,” tandasnya. (Ty)

Tinggalkan Balasan