KPU Madina Lantik 115 PPK

Ketua KPU Madina, Fadhilla Syarief ketika menandatangani SK pelantikan 115 PPK se-Kabupaten Madina untuk pemilihan Bupati dan wakil Bupati tahun 2020, Sabtu (29/2) di gedung serbaguna Desa Parbangunan Aek godang Panyabungan. (Foto:LBS)

bbnewsmadina.com, Berdasarkan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Mandailing Natal (KPU Madina) Nomor : 344/PP.04.2-Kpt/1213/KPU-Kab/II/2020 tentang penetapan dan pengangkatan anggota panitia pemilihan kecamatan se-Kabupaten Madina untuk pemilihan Bupati dan wakil Bupati tahun 2020. KPU Madina melantik 115 anggota PPK digedung serbaguna, Sabtu (29/02).

Pelantikan 115 PPK dari 23 Kecamatan yang ada di Kabupaten Madina ini dihadiri Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution diwakili staf ahli Pemerintahan dan Hukum, Daud Batubara, Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis, Danramil 13, Kapten Inf. AK. Harahap, Kabag Ops Polres Madina, Kompol. Toni R, SH, KasatIntel Polres Madina, AKP. dan seluruh Komisioner KPU Madina, Fadhilla Syarief, SH, Ikhsan Matondang, Ahmad Faisal, Mhd Yasir, Muhammad Sein Lubis, Bawaslu Madina, Maklum Pelawi.

Ketua KPU Madina, Fadhilla Syarief, SH dalam sambutannya menyampaikan saat ini KPU Madina masih terus melakukan proses tahapan pilkada dengan melantik sebanyak 115 PPK dari seluruh kecamatan yang ada di Kabupatan Madina.

Dan lanjutnya, masih ada lagi beberapa tahapan yang akan dilakukan KPU Madina untuk memenuhi seluruh proses tahapan pemilu Bupati dan wakil Bupati Madina tahun 2020-2024 yaitu perekrutan anggota Panitia Pemungut Suara (PPS) dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“Disini perlu saya sampaikan kepada Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis yang hadir dalam acara ini. Bahwa, terselenggaranya acara pelantikan ini, KPU Madina masih belum menerima anggaran dari Pemkab Madina, atau bisa di bilang non anggaran.” ujarnya.

Jadi sambungnya, saya berharap kepada Abanganda Ketua DPRD Madina supaya mengingatkan pemkab Madina agar segera melakukan pencairan anggaran ke KPU agar semua proses tahapan Pemilikada ini bisa berjalan dengan lancar.

“diakhir sambutan ini saya mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh PPK yang baru dilantik dan selamat bergabung di KPU Madina”.pungkasnya

Kapolres Madina, AKBP. Horas Tua Silalahi, Sik, M. Si melalui Kabag Ops, Kompol. Toni R, SH dalam pidatonya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota PPK kabupaten Madina yang baru dilantik, dan semoga nantinya dapat bekerja dengan baik, profesional dan netral.

“Mulai hari ini, semua anggota PPK yang baru dilantik sudah menjadi pengawasan dan perlindungan kami. Dan nantinya, saat melakukan tugas di kecamatannya masing-masing, juga akan tetap menjadi pantauan semua elemen dalam menyelenggarakan pemilu, maka dari itu profesional dan netral lah dalam bekerja serta jangan sampai menyalahi aturan dan hukum yang berlaku”.sebutmya

Sedangkan Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution melalui Staf ahli Pemerintahan dan Hukum, Daud Batubara dalam sambutannya menuturkan Selamat bertugas kepada seluruh anggota PPK yang baru dilantik, semoga dengan profesionalisme bekerja sebagai panitia penyelenggara nantinya pemilukada Madina 2020 akan sukses.

“saya berharap nantinya, seluruh anggota PPK yang baru dilantik, apabila saat menjalankan tugasnya agar melakukan kordinasi kepada seluruh elemen, baik itu Bawaslu, Aparat kepolisian dan TNI serta para camat di Kecamatan masing-masing”.katanya

Mantan Sekdakab Madina ini juga mengutarakan, PPK jangan menganggap Bawaslu itu musuh. Karena, Bawaslu itu adalah rekan kerja sesama lembaga yang ingin mensukseskan pemilu. Jadi, tetap usahakan lakukan kordinasi kepada mereka.

Sementara itu Ketua DPRD Madina, Erwin Efendi Lubis dalam pidatonya mengatakan ucapan selamat kepada anggota PPK yang baru dilantik, dan setelah dilantiknya anggota PPK hari ini, seluruh anggota PPK sudah memiliki tanggungjawab dan harus amanah dalam penyelenggaraan pemilukada Madina 2020 ini.

Lalu imbuhnya, terkait ultimatum yang disampaikan Ketua KPU Madina tadi, sebelumnya saya sudah memanggil Sekdakab Madina untuk membicarakan terkait penyaluran anggaran KPU tersebut agar segera dicairkan.

“Pada intinya, apa yang disampaikan ketua KPU, Fadhilla Syarief tentang anggaran KPU yang belum turun, saya selaku ketua DPRD Madina sudah menyampaikan kepada pemkab Madina agar segera dicairkan demi kelancaran proses pemilukada Madina 2020”.bebernya. (LBS)

Tinggalkan Balasan