Kunker Ke Madina, Gubsu Tinjau Tempat Isolasi Pasien Positif Covid-19 Di Bagas Godang

 

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi didampingi Pjs. Bupati Madina, Dahler Lubis saat meninjau Bagas Godang sebagai tempat isolasi pasien positif covid-19 yang telah ditetapkan oleh Gugus Tugas Madina, Selasa (06/10). (Foto:MS)

bbnewsmadina.com, Dalam rangka kunjungan kerja ke Kabupaten Mandailing Natal Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi didampingi Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara H.Mustafa Harun Nasution langsung meninjau tempat Isolasi pasien positif covid-19 di Bagas Godang yang bertempat di Desa Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi pada Selasa sore (06/10).

Kunjungan Gubsu Edy Rahmayadi langsung disambut Pjs Bupati Madina H. Dahler Lubis, Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis SH, Dandim 0212/TS Letkol Inf Rooy Candra Sihombing S.I.P, Kapolres Madina AKBP Horas Tua Silalahi Sik, M.Si, dan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Fokopimda) Kabupaten Mandailing Natal serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Mandailing Natal.

Sebelum melakukan rangkaian acara peninjauan Gubsu Edy Rahmayadi di ulosi sebagai bentuk penyambutan dari Forum Pelestarian dan Pengembangan Adat Budaya (FPPAB) Kabupaten Mandailing Natal yang dilaksanakan oleh Ketua FPPAB H. Hasanul Arifin Nasution.

Dalam sambutannya Pjs Bupati Madina, Dahler Lubis menyampaikan, bahwa saat ini di Kabupaten Mandailing Natal terdapat 109 Kasus Covid yang masih menjalani masa pengobatan dan isolasi. Total Kasus Covid-19 di Kabupaten Mandailing Natal sebanyak 180 Kasus dan diantaranya telah dinyatakan sembuh.

“Dan terkait pemilihan Kepala Daerah, kami telah melakukan Konsolidasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mandailing Natal dan Badan Pengawas Pemiluhan Umum (Bawaslu) Kabupaten Mandailing Natal dalam rangka mensukseskan Pemilu Kepala Daerah yang aman dan kondusif,” ungkap Dahler.

Sementara itu Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi saat mendapat penjelasan tentang peningkatan pasien terjangkit Corona Virus Disease -19 (Covid-19) di Kabupaten Mandailing Natal sangat merasa miris dan prihatin dimana sebelumnya Kabupaten Mandailing Natal berada di Zona Hijau, namun kebelakangan ini angka terkonfirmasi Covid-19 sudah mencapai 109 orang.

“Ini sudah pasti ada yang tidak benar, ini harus segera ditangani dengan serius, dan saya selaku Gubernur Sumatera tidak main – main dalam menangani Covid-19,” ujarnya.

Edy juga mengatakan setelah melihat langsung saat perjalanan menuju ke Bagas Godang tersebut, banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker disepanjang jalan, ini artinya Sosialisasi dan Edukasi juga tindakan masih sangat kurang diterapkan.

“Untuk saat ini obat Covid-19 yang paling baik itu hanya dengan mentaati Protokol Kesehatan dengan menggunakan Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan, namun selama dalam perjalanan saya lihat untuk tempat cuci tangan masih sangat kurang dan ini perlu ditambah di tempat umum, seperti di Pasar – Pasar, di Mesjid, dan tempat umum lainnya,” papar Edy.

Di Kabupaten Mandailing Natal lanjut Gubsu ada Pembiaran terhadap Penyebaran Covid-19, semua terlihat sibuk menangani tapi hanya sandiwara saja tidak ada yang serius dalam menangani Covid-19.

“Di Madina ini banyak Umaro dan Ulama tapi kenapa kita biarkan begitu saja masyarakat terpapar kepada Covid-19. Ini harus segera ditangani, tidak ada orang yang terpapar Covid-19 boleh melakukan isolasi mandiri.”

“Saya perintahkan agar kesemua yang terkonfirmasi dan terpapar Covid-19 untuk dikarantinakan, jika perlu bagi yang terpapar di Isolasikan di Hotel, buka Hotel jemput semua yang terpapar Covid-19 dan dirawat disana oleh Dokter,” pungkas Gubsu.

Dalam kunjungan tersebut Gubernur Sumatera Utara juga menyerahkan bantuan berupa 260 hand sanitizer, 520 APD, dan 1 buah Ventilator yang diterima langsung oleh Pjs. Bupati Madina dan Ketua DPRD. (MS)

 

Tinggalkan Balasan