
bbnewsmadina.com, Puluhan masyarakat Desa Sibanggor Julu dilarikan ke rumah sakit umum Daerah Panyabungan karena diduga akibat terhirup udara beracun H2S milik Perusahaan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP).
Perusahaan panas bumi yang terletak di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi Kabupaten Mandailing Natal (Madina) itu diduga mengalami kebocoran gas pada pipanya sehingga kuat dugaan mengeluarkan gas beracun h2s yang dihirup masyarakat sekitar.
Ketua PB HMI Bidang Soskesra Imam Rinaldi Nasution menilai, kejadian ini murni kesalahan pihak PT SMGP dan bukan kejadian yang pertama.
“Ini murni kesalahan perusahaan, sebab kejadian ini bukan yang pertama. Artinya dari kejadian sebelumnya yang sudah banyak makan korban, manajemen perusahaan tidak ada evaluasi. Perusahaan ini membahayakan masyarakat,” tegas Imam.
Kementerian ESDM melalui bidang EBTKE seharusnya sudah mencabut izin Operasi perusahaan ini sejak 1 tahun lalu dimana terjadi kejadian serupa yang menyebabkan 5 nyawa melayang.
“Ijin Operasi PT SMGP seharusnya sudah dicabut sejak lama, berdasarkan hasil investigasi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mengungkapkan, terjadi mal operasional oleh perusahaan, PT Sorik Marapi Geothermal Power, menyebabkan lima warga tewas terhirup gas beracun di lokasi panas bumi. Kalau kita biarkan mereka terus Operasi, akan lebih banyak korban nyawa,” sambungnya.
Menurutnya, momentum ini sangat tepat bagi Kementerian ESDM melalui Dirjen EBTKE untuk mencabut izin Operasi PT SMGP, sebab tidak ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan perusahaan berdasarkan kesalahan sebelumnya.
“Sebenarnya momentum ini sangat tepat bagi Kementerian ESDM melalui Dirjen EBTKE untuk mencabut izin Operasi PT SMGP. Terlebih melalui hasil investigasi kejadian serupa pada 25 Januari 2021 silam. Ini seperti sudah menjadi ritual tahunan perusahaan yang terus memakan korban. Untuk itu kami meminta Kementerian ESDM mencabut izin Operasi PT SMGP agar tidak mengorbankan lebih banyak nyawa lagi. Ini sudah menjadi tanggung jawab EBTKE dan harus segera bertindak,” tutup Imam. (SNP)