foto : Sekdakab Madina, Sahnan Batubara saat membuka acara pertemuan tim Pokja GDPK diaula hotel Rindang kelurahan dalan lidang Panyabungan, selasa (30/4). (JBL)
bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar pertemuan dengan Tim kelompok kerja (Pokja) Grand Design Pembangunan Kependudukan (GDPK), Selasa (30/4) diaula hotel Rindang kelurahan dalan lidang.
Acara yang di buka Sekdakab Madina, Sahnan Batubara ini dihadiri Ketua Pengadilan Agama Negeri Panyabungan, Ketua Pokja GDPK, Alamulhaq Daulay dan Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Madina, Adnan Harahap serta narasumber Dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sumatera Utara (Sumut), Laura Ance Sinaga dan Hamzah HR.
Sementara itu, untuk peserta Kegiatan pertemuan Tim Pokja GDPK dari Koalesi Kependudukan seperti Kantor Statistik, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bappeda Madina dan Dinas PMD Madina.
Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Madina, Adnan Harahap dalam laporannya mengatakan, bahwa acara pertemuan Tim Pokja GDPK ini bertujuan untuk menyusun rencana dan menindaklanjuti program kegiatan Bidang, Menyusun persepsi dalam rangka penyusunan langkah-langkah GDPK.
Kemudian sambungnya, selain untuk mengetahui proses GDPK. Juga akan menjadikan GDPK sebagai salah satu dokumen perencanaan Sumber Literatur bagi stakeholder di madina.
Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution yang diwakili Sekdakab Madina, Sahnan Batubara menyampaikan, mengingat dinamika Kependudukan di setiap daerah sangat berbeda, maka diharapkan agar setiap tingkatan menyusun GDPK daerah masing-masing.
Sahnan juga menegaskan, Grand Design ini nantinya dapat di jadikan acuan dalam penyusun berbagai perencanaan Pembangunan yang berwawasan Kependudukan di daerah Kabupaten Madina kedepan.
Dan melalui GDPK ini lanjutnya, diharapkan nantinya dapat tercipta komitmen dari seluruh pemangku kebijakan untuk menjadikan data dan informasi kependudukan.
“GDPK ini diharapkan dapat sejalan dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah”.tegasnya. (LBS)

