Pemkab Madina saat melaksanakan rapat koordinasi terkait antisipasi virus Corona di aula kantor Bupati, Selasa (17/03). (Foto: DN)
bbnewsmadina.com, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menggelar rapat koordinasi lintas sektor untuk mengambil langkah-langkah penanggulangan atau antisipasi Virus Corona (COVID-19) agar masyarakat Mandailing Natal tidak sempat terpapar ataupun terkena Virus Corona, yang dilaksanakan di aula kantor Bupati, Selasa (17/03).
Rapat dipimpin oleh Bupati Madina yang diwakili oleh Sekda Gozali,SH.MM, didampingi Ketua DPRD, Forkopimda, Para asisten, Staf Ahli, Kepala Kementerian Agama, Kepala OPD, dan Camat se Madina, di Aula Kantor Bupati.
Sekda Gozali Pulungan, SH. MM usai rapat kepada awak media mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona di Madina, langkah yang pertama dilakukan Pemkab Madina adalah membentuk satgas percepatan penanganan virus covid-19.
“Dimana beberapa lini sektor yang terkait dengan kesehatan, Pendidikan, ketenagakerjaan, kepegawaian, kebencanaan sudah menyampaikan paparannya pada rapat tersebut,” ujarnya.
“Dinas Kesehatan akan melakukan penyegatan dengan melakukan pemeriksaan di setiap pintu masuk di Kabupaten, seperti diperbatasan Sumbar maupun Tapsel yang dimulai dari tanggal 19 Maret sampai 1 April 2020, untuk mengantisipasi masuknya virus Corona ke Madina ini.”
Lanjut Gozali, Dinas Pendidikan sudah diperintahkan untuk sementara waktu siswa di seluruh Madina agar belajar dirumah, yang dimulai juga pada tanggal 19 Maret sampai 1 April 2020.
“Sedangkan untuk Fingerprint pegawai untuk sementara waktu juga akan ditiadakan, maka akan dilakukan absen manual dan untuk apel gabungan setiap hari Senin serta apel harian di masing-masing OPD juga ditiadakan.”
“Dan untuk perjalanan dinas hanya diperbolehkan untuk hal-hal yang benar terpaksa dan sangat strategis, dan kalau sudah melakukan perjalanan dinas luar dari tempat yang darurat Corona maka yang bersangkutan akan kita isolasi selama 14 hari di Rumah Sakit Umum Daerah Panyabungan,” punkas Gozali. (DN)
