Pelatihan KIE/KIP tahun 2019 di Aula gedung Budi Luhur,( Senin,11/11). (Foto : TY)
bbnewsmadina.com, Sebanyak 120 Peserta yang terdiri dari Penyuluh Keluarga Berencana dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PKB-PLKB) PNS dan Non PNS se-kota Padangsidimpuan mengikuti pelatihan Komunikasi Informasi dan Edukasi dan Komunikasi Inter Personal (KIE/KIP) tahun 2019, di aula Gedung Budi Luhur Jalan Raja Junjungan Lubis (eks jalan Kenanga) Kota Padangsidimpuan, Senin (11/11).
Pelatihan yang di gelar Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) kota Padangsidimpuan ini tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan PKB/PLKB dalam menjalankan tugas dilapangan.
Kadis PPKB kota Padangsidimpuan Drs. Khairul Alamsyah pada kesempatan itu menyebutkan Keberhasilan program kependudukan Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga, dalam mengendalikan tingkat kelahiran dan meningkatkan kualitas masyarakat indonesia dalam lebih dari tiga dekade tidak lepas dari penyuluhan kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga. Penyuluh KKBPK yang menjadi ujung tombak dilapangan berperan penting menjabarkan cita-cita dari pembangunan nasional maupun program KKBPK.
“Tugas utama penyuluh KKBPK adalah melakukan penyuluhan atau memberikan Informasi dan edukasi tentang program KKBPK dalam rangka meningkatkan pengetahuan sikap dan prilaku kepada individu keluarga atau masyarakat di berbagai forum. Selain itu penyuluh kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga juga dituntut mampu menggerakkan seluruh komponen masyarakat untuk mendukung dan berperan serta dalam program KKBPK di lini lapangan, “jelas Khairul Alamsyah.
Dikatakan Khairul, Perubahan lingkungan strategis saat ini terkait mamajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) semakin mengarah pada Profesionalisme. Maka dari itu, penyuluh KKBPK yang juga merupakan jabatan Fungsional dari PNS juga dituntut untuk menjaga profesionalisme dalam bekerja. Selain perubahan manajemen PNS, saat ini juga perkembangan teknologi informasi untuk dimanfaatkan pada suatu pekerjaan juga semakin cepat dan Efektif, manajemen kinerja berbasis teknologi informasi sudah digunakan untuk mengukur kinerja setiap pegawai,” terang Khairul saat menyampaikan materi isu strategis program KKBPK.
Ditambahkannya, Dalam kurun waktu lebih dari 1 (Satu) dekade Kontribusi kinerja penyuluh KKBPK sulit dipantau, dinilai dari analisa atau kota lainnya mengalami penurunan sehingga dampak pada capaian program KKBPK, seperti terjadi Stagnasi angka kelahiran anak Per wanita selama 10 Tahun.
Pasca dialih kelolanya penyuluh KKBPK menjadi PNS pusat, penataan kinerja penyuluh KKBPK menjadi agenda prioritas. untuk itu diharapkan kedepannya kinerja peyuluh KKBPK menjadi lebih terukur dan berkontribusi terhadap capaian program KKBPK,” harapnya.
Pantauan wartawan bbnewsmadina.com, untuk narasumber pada kegiatan tersebut yakni, Seketaris PPKB Kota Padangsidimpuan Mara Gongna Harahap SH, menyampaikan materi Pendayagunaan PKB/PLKB, kemudian Kabid Dalduk Penyuluhan dan Penggerakan Viena Merlya Dewi, SE dengan materi pengelolaan penyuluh KB dan untuk materi tehnik-tehnik komunikasi disampaikan Plt Kasi Advokasi dan Pergerakan Dra. Mahridayani Nasution.
Selanjutnya Mhd. Syarif Siregar SH selaku Kasi Bina Ketahanan Remaja menyampaikan materi tentang Motivasi bekerja dilapangan dan terakhir Kasi Penyuluhan dan pendayagunaan PLKB dan Kader KB dengan materi Laporan E-visum tentang mengukur kinerja penyuluh KKBPK.(Ty)

