Wali Kota Padangsidimpuan Saat Pimpin Rapat Penanganan Wabah Covid-19, Kamis (25/03).
bbnewsmadina.com, Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution SH bersama Forkopimda mengajak seluruh Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di Kota Padangsidimpuan untuk bersatu mencegah penyebaran Covid-19.
Di antaranya dengan menunda atau membatalkan kegiatan yang mengundang banyak keramaian di seluruh Kota Padangsidimpuan selama dua pekan ke depan.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota saat memimpin rapat koordinasi dengan seluruh Forkopimda, Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat terkait penanganan wabah Covid-19 di Kota Padangsidimpuan di Aula Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (26/03).
Irsan mengatakan, tokoh agama dan tokoh masyarakat harus mampu menjelaskan ke masyarakat memahami perihal kegiatan harus ditunda ataupun dibatalkan selama kurun waktu 14 hari .
“Itu karena masa inkubasi corona selama 14 hari. Jadi dengan berdiam diri dan tidak melakukan banyak kegiatan yang melibatkan orang banyak harapannya dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.
Beliau juga berharap agar para ulama maupun tokoh agama di Kota Padangsidimpuan menunda atau membatalkan kegiatan yang melibatkan banyak orang sampai kondisi lebih baik.
Para undangan Rapat dicek Kesehatannya sebelum memasuki ruang rapat oleh Petugas Kesehatan.
Sedangkan kapolres Padangsidimpuan AKBP. Juliani Prihartini mengatakan, mengingat situasi Nasional saya berharap Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama dapat membantu memberikan edukasi kepada ummat dengan pendekatan lahiriah guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini.
“Saya juga meminta semua pihak dapat menahan diri untuk membuat perkumpulan yang mengundang banyak orang,” ungkap Ibu Kapolres.
Sementara itu H. Zulfan Efendi Hasibuan selaku Ketua MUI Kota Padangsidimpuan mengungkapkan, siap mendukung langkah Pemko Padangsidimpuan terhadap upaya penanganan Covid-19 ini. (Ty)


