Sambut Kedatangan Kapolda Sumut, Wali Kota Padangsidimpuan : “Irjen Pol Martuani Sormin Hadirkan Kenyamanan”

Wali Kota Padangsidimpuan bersama seluruh kepala daerah Se-Tabagsel foto bersama saat menyambut kedatangan Kapolda Sumut di kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Sabtu (22/02). (Foto: Ty)

bbnewsmadina.com, Kepala Daerah Se-Tabagsel menyambut kedatangan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Martuani Sormin, di Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Sabtu (22/02).

Kunjungan Kapoldasu Martuani, dalam agenda Pengukuhan Parsadaan Sormin Boru Bere (Pasorbube) Kota Padangsidimpuan dan Rayon se-Tabagsel.

Disambut oleh pemangku adat, Kapolda terlihat dipasangkan kain ulos, dan atribut adat khas batak angkola.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Arwin Siregar, Bupati Tapanuli Selatan Syahrul M Pasaribu, Bupati Padanglawas Utara Andar Amin Harahap, Bupati Padanglawas TSO, Petinggi Polda Sumatera Utara, Kapolres Padangsidimpuan, Kapolres Tapsel, Kapolres Madina, Kepala BNN Tapsel, Pimpinan DPRD Kota Padangsidimpuan, dan yang mewakili Dandim 0212/TS.

Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution pada kesempatan itu, mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Martuani Sormin, beserta jajaran Poldasu.

Kedatangan Kapoldasu di Daerah Tabagsel ini merupakan kebanggaan bagi kami, mudah-mudahan dengan adanya hajatan ini, semakin menambah rasa aman dan nyaman serta kekeluargaan yang kental di Tabagsel ini.

“Kami yakin, dibawah kepemimpinan Bapak Kapolda Irjen Pol Martuani Sormin akan menambah keakraban bermasyarakat di bumi dalihan natolu, sehingga menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Irsan.

Sementara itu Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Martuani Sormin mengaku sangat senang bertemu dengan masyarakat Tapanuli Bagian Selatan yang telah bergelar Sutan Mangaraja Lumban Sormin.

Beliau juga sempat memberikan motivasi bagi masyarakat, beliau menekankan kepada seluruh masyarakat agar mengutamakan pendidikan. Semua harus bersekolah, berani bercita-cita.

“Saya dulu juga orang kampung, dari keluarga yang ekonominya lemah. Namun, saya mau belajar, dan berani bercita-cita, orangtua juga selalu memberikan support sehingga saya menjadi seperti sekarang ini,” ungkapnya. (Ty)

Tinggalkan Balasan