Sepi Pembeli, Hewan Qurban Menumpuk

BBNewsmadina.com, Penjualan hewan qurban di Panyabungan Utara, Mandailing Natal masih sepi pembeli menjelang Hari Raya Idul Adha 1438 Hijriyah.

“Masalah ekonomi sulit tidak hanya dirasakan pedagang Sapi seperti saya saja, namun para petani juga mengalami hal yang sama,” hal ini disampaikan Agus (50) salah satu penjual hewan qurban saat ditemui dipeternakannya di Desa Rumbio, Panyabungan utara, Mandailing Natal, Minggu (20/08).

Ia menyebutkan, sepinya penjualan hewan qurban kemungkinan disebabkan naiknya harga hewan kurban sekira 3 persen sampai 4 persen.

“Harga Lembu yang sekarang kita jual Rp 16 sampai Rp 19 juta, sedangkan untuk harga Kambing Rp 2,5 hingga Rp 3,5 juta. Semua itu tergantung bobot hewan tersebut,”jelas pria yang mengaku telah berjualan hewan kurban sejak 1995 ini.

Menurut Agus, meski penjualan hewan qurban sedikit mengalami kelesuan, dirinya mengaku masih mendapatkan keuntungan dari penjualan hewan qurban yang dia belinya dari Padang dan Aceh.

“Saya masih untung tahun ini. Hewan saya sudah habis dipesan, namun untuk rekan saya yang di Panyabungan Barat masih ada 60 ekor sapi yang belum terjual dan meminta bantu dalam menjualnya,”ujarnya.

Agus berharap agar kondisi ekonomi bisa kembali stabil. Sehingga kedepan penjualan hewan qurban akan kembali seperti sedia kala sebelum kondisi ekonomi kurang stabil seperti saat ini.

“Saya harap pemerintah mencari solusi agar penjualan Sapi dan Kambing membludak tahun ini,”harap Agus.(zhi)

Tinggalkan Balasan