Suspek Covid -19 Warga Lampung, Dimakamkan Di Padangsidimpuan

bbnewsmadina.com, Pasien suspeck Covid – 19 meninggal di ruang isolasi RSUD Kota Padangsidimpuan berinisial SP, 47, warga Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Provinsi Lampung yang sebelumnya sempat dirawat di Rumah Sakit Arifin Ahmad Pekanbaru, Prov. Riau dan dimakamkan di perkuburan khusus Covid -19 di Kelurahan Silandit Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kamis (30/7).

“Ini kasus pertama kalinya pasien suspek yang meninggal dan dimakamkan di pekuburan khusus Covid – 19 Kota Padangsidimpuan,” kata Plt. Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan Sopian Subri Lubis kepada Wartawan.

Dijelaskannya, pada 25 Juli 2020 sekira pukul 15:30, ambulans salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) datang membawa pasien dari Pekanbaru, Provinsi Riau.

Ditemani keluarganya, pasien SP dalam kondisi mengalami penurunan kesadaran, sesak nafas, batuk, demam. Tidak ada penjelasan tentang riwayat perjalanan dan kontak dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Sebelumnya SP sempat dirawat selama 12 hari di RS Arifin Ahmad Pekanbaru. Kemudian setelah satu hari dipindahkan ke ruang isolasi Covid-19, pasien pulang atas permintaan sendiri (PAPS) dan dibawa keluarganya ke Padangsidimpuan.

“Tiba di RSUD Kota Padangsidimpuan, kita lakukan skrining ulang dan jenis pemeriksaan lainnya. Kemudian dirawat di ruang isolasi dengan diagnosa suspek Covid-19. Pasien dalam kondisi stroke, sepsis dan pneumonia,” jelas Sopian.

Sopian yang juga Kadis Kesehatan Pemko Padangsidimpuan menyebut, sampel Swab pertama telah diambil pada 26 Juli 2020. Untuk sampel kedua tidak sempat diambil, karena pasien mengalami pendarahan pada mulut dan hidung.

Setelah 5 hari dirawat, pasien meninggal dunia pada Kamis (30/7) sekira pukul 08:00. Kemudian dimakamkan sesuai dengan protokol Covid-19 di perkuburan khusus di Silandit.

“Untuk proses pengkafanan hingga pemakaman, kita berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Padangsidimpuan,” jelas Sopian . (Ty)

Tinggalkan Balasan