Wali Kota Padangsidimpuan Irsan Efendi Nasution, SH saat menerima audensi Pertamina Branch Sibolga, di ruang kerjanya, Selasa (24/8). (Foto:Ty)
bbnewsmadina.com, Pertamina Branch Sibolga melakukan audensi dengan Wali Kota Padangsidimpuan terkait dengan rencana penetapan kuota premium yang merupakan hasil koordinasi PT. Pertamina (Persero) dengan Kementrian BUMN di ruang kerja Wali Kota, Selasa (24/8).
Sales Branch Manager (SBM) rayon 1 Sibolga M. Affiyoni Al Hilmi menyampaikan, bahwa keputusan dari pusat untuk penghentian BBM jenis premium, bahwa angka oktan 88 pada BBM jenis premium sudah tidak dipakai karena tidak masuk standar euro dan sudah ada kajian bahwa tidak baik untuk lingkungan.
“Kami dari pihak Pertamina Branch Sibolga meminta bimbingan untuk langkah apa selanjutnya yang baik dilakukan di Kota Padangsidimpuan,” ucap Hilmi.
Menanggapi hal tersebut, Irsan Efendi Nasution, SH menanyakan apakah pengeringan premium akan dilaksanakan di seluruh Indonesia dan apakah sudah pasti akan dilaksanakan secara nasional ??? dan apakah tidak ada opsi untuk dipertahankan BBM jenis premium untuk kota Padangsidimpuan,??
“Saya meminta kepada Pertamina Branch Sibolga mewakili masyarakat Padangsidimpuan untuk dipertahankan keberadaan BBM jenis premium, karena kondisi ekonomi saat ini apalagi dimasa pandemi sulit bagi masyarakat untuk menyimbangi harga pertalite maupun pertamax dengan penghasilan masyarakat.
“Kita ingin bapak – bapak dari pertamina branch Sibolga dan pimpinan pusat Pertamina faham kondisi ekonomi masyarakat bawah terlebih dimasa pandemi ini”, pintas Irsan.
Sementara, Sekdako Letnan Dalimunthe juga menambahkan bahwa kita satu bahasa dan pendapat dengan Wali Kota, bahwasanya yang kita minta ini mewakili masyarakat Kota Padangsidimpuan dimasa pandemi ini yang ekonomi sudah sulit.
“Tetapi karena ini merupakan kebijakan nasional dan jika harus memang dilaksanakan kami meminta untuk Kota Padangsidimpuan dilakukan terakhir, unkap sekda.
Menanggapi Permintaan Wali Kota, M. Affiyoni mengatakan akan sampaikan keinginan Wali Kota kepada pimpinan Pertamina di pusat agar dipertimbangkan lagi.
Hadir mendampingi Wali Kota Padangsidimpuan, Sekda H.Letnan Dalimunthe, Asisten II Rahuddin Harahap, Kadis Perdagangan Ridoan Pasaribu & Kabag Perekonomian Ahmad Faisal. (Ty)
